Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Turis Mancanegara belum Diizinkan Masuk ke Aceh Singkil, Pelaku Pariwisata Terancam 'Gulung Tikar'

"Nah yang kolap wisatawan mancanegara (luar negeri), beberapa resort seperti di Tailana, Sikandang, dan Palambak, nyaris tidak terurus. Cuma di Palamb

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Wisatawan asal Australia sesaat sebelum meninggalkan Ujung Lolok, Pulau Banyak Barat, Aceh Singkil, karena pandemi Corona, Minggu (29/4/2020). 

"Nah yang kolap wisatawan mancanegara (luar negeri), beberapa resort seperti di Tailana, Sikandang, dan Palambak, nyaris tidak terurus. Cuma di Palambak yang masih tampak terurus, walau nyaris tanpa pengunjung," kata Camat Pulau Banyak, Mukhlis SSTP.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Pandemi Corona Virus Deseasis 2019 (Covid-19) berdampak buruk terhadap pelaku pariwisata dengan pasar wisatawan mancanegara di Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil

Belum diizinkannya turis mancanegara masuk, mengakibat ada resort tutup.

Bahkan dibiarkan tak terurus, lantaran tidak ada pemasukan setahun lebih. 

"Nah yang kolap wisatawan mancanegara (luar negeri), beberapa resort seperti di Tailana, Sikandang, dan Palambak, nyaris tidak terurus. Cuma di Palambak yang masih tampak terurus, walau nyaris tanpa pengunjung," kata Camat Pulau Banyak, Mukhlis SSTP.

Kondisi serupa juga dialami oleh pelaku pariwisata pasar turis asing di Pulau Banyak Barat.

Semisal di Ujung Lolok, sejak pandemi Covid-19 tak terima tamu. 

Baca juga: Ipelmasra Sorot Aktivitas Tambang Emas di Nagan Raya

Sehingga hanya bisa bertahan, tanpa ada pemasukan.

Sementara pelaku pariwisata yang melayani wisatawan lokal.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved