Breaking News:

Bank Aceh Syariah Diminta Buka Capem di Pasar Al-Mahirah

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, meminta Bank Aceh Syariah untuk membuka kantor cabang pembantu (Capem) di Pasar Al-Mahirah

SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NASIR
Deretan los pedagang ikan di Pasar Almahirah lamdingin, Banda Aceh. 

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, meminta Bank Aceh Syariah untuk membuka kantor cabang pembantu (Capem) di Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Banda Aceh. Permintaan itu sekaligus menyahuti harapan masyarakat, terutama para pedagang di pasar terpadu tersebut.

Dikatakan Wali Kota, permintaan tersebut perlu segera direalisasikan mengingat vitalnya peran bank di pasar terbesar di Aceh tersebut. "Ini harapan langsung dari para pedagang dan pembeli, guna memudahkan transaksi jual-beli," tutur Aminullah Usman.

Mantan Dirut Bank Aceh itu juga mengatakan, sudah seharusnya pihak bank tanggap dan 'menjemput bola' turun ke pasar. Dengan adanya bank plus ATM di situ, ungkap Aminullah, akan memudahkan pedagang dan pembeli dalam bertransaksi, dan mempercepat perputaran uang.

Selain itu, keberadaan bank di pusat perekonomian akan memudahkan para pedagang untuk menyimpan atau menabung uang hasil penjualan sehingga lebih aman. "Dan yang tak kalah penting, bank bisa memperluas cakupan pelayanan pembiayaan bagi pelaku usaha, " ujarnya lagi.

Wali Kota pun mendorong agar perbankan, khususnya Bank Aceh Syariah  selaku bank milik pemerintah daerah untuk memberi akses pembiayaan seluas mungkin bagi pedagang. "Jangan sampai ada lagi pedagang yang kesulitan modal untuk berusaha. Berikan kemudahan-kemudahan untuk pengusaha kecil."

Ia yakin keberadaan bank di Pasar Al-Mahirah akan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. "Kita semua harus bergerak untuk 'menghidupkan' Al-Mahirah, termasuk Pemko Banda Aceh dengan LKMS Mahirah Muamalah-nya," ujar Aminullah.

Seperti diketahui, sejak Senin 24 Mei 2021, para pedagang yang menempati sejumlah pasar di kawasan Peunayong telah direlokasi kembali ke Pasar Al-Mahirah, Lamdingin. Sarana dan prasarana pendukung di pasar terpadu tersebut pun terus dilengkapi demi kenyamanan pedagang dan pembeli.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menambahkan, keramaian di Pasar Al-Mahirah Lamdingin, kini mulai terasa, sepekan setelah para pedagang direlokasi dari Pasar Peunayong.

Untuk kesempurnaan, Wali Kota juga memerintahkan seluruh SKPK untuk terus meningkatkan prasarana dan sarana infrastruktur yang belum bagus untuk ditata kembali, sebelum dibangun yang permanen.

Wali Kota mengimbau untuk lapangan parkir harus dilakukan secara baik, sehingga perparkiran di kompleks pasar terpadu itu benar-benar rapi. Dengan lahan parkir yang luas, penataan perparkiran bisa lebih baik dan teratur. “Ciptakan perparkiran di Pasar Al-Mahirah benar-benar rapi, agar tidak menimbulkan kesan semrawut,” tandasnya.

Selain perparkiran, Wali Kota juga minta PDAM Tirta Daroy untuk memaksimalkan penyediaan dan pendistribusian air bersih. Dengan tersedianya air bersih yang banyak, serta pendistribusian yang maksimal, maka akan mendukung aktivitas para pedagang, baik untuk ibadah maupun keperluan lainnya.

“Penyediaan air yang cukup juga merupakan bentuk pelayanan Pemko Banda Aceh terhadap rakyat,” pungkas Aminullah.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved