Breaking News:

Berita Aceh Utara

Polisi Periksa Tauke Padi Pada Kasus Kehilangan Rp 47 Juta dalam Bagasi Sepmor 

“Untuk menyelidiki kasus tersebut, penyidik sudah memintai keterangan dari korban,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Foto Dok Polres Aceh Utara
Personel Polres Aceh Utara memeriksa bagasi sepmor tauke padi yang mengaku kehilangan Rp 47 juta. 

“Untuk menyelidiki kasus tersebut, penyidik sudah memintai keterangan dari korban,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Fauzi kepada Serambinews.com, Rabu (2/6/2021). 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Penyidik Reskrim Polres Aceh Utara sudah memeriksa Marzuki (39) tauke padi asal Gampong Mancang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara untuk mendalami kasus kehilangan Rp 47 juta dalam bagasi sepeda motor (sepmor). 

Diberitakan sebelumnya, uang Rp 47 juta milik Marzuki dibawa kabur pencuri setelah bagasi sepeda motornya dibobol, Selasa (25/5/2021) sore. 

Peristiwa itu terjadi saat korban sesuai pulang dari bank untuk menarik uang, kemudian singgah di sebuah warung kopi kawasan Keude Kuta Lhoksukon. 

Tak lama kemudian, melihat uang tunai dalam sepmor tersebut sudah raib, kemudian kasus tersebut dilaporkan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Utara. 

“Untuk menyelidiki kasus tersebut, penyidik sudah memintai keterangan dari korban,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Fauzi kepada Serambinews.com, Rabu (2/6/2021). 

Selain dari korban kata Kasat Reskrim, personel juga sudah mengumpulkan keterangan dan barang bukti dari masyarakat. 

Baca juga: Peneliti Israel Temukan Radang Jantung pada Penerima Vaksin Pfizer

“Kasus ini masih pengembangan, kita akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap pelakunya,” pungkas Kasat Reskrim. 

Korban mengaku, uang yang hilang tersebut baru ditarik dari Bank BSI (eks BRI) Lhoksukon untuk keperluan jual beli padi. 

Seusai menarik uang di bank, kemudian korban singgah ke warung kopi dengan meninggalkan uang itu di dalam bagasi sepeda motornya.

Setelah beberapa saat usai korban memesan dan minum kopi, tanpa sepengetahuan korban uang miliknya yang disimpan dalam bagasi sepeda motor sudah hilang.

Korban mengetahui kejadian tersebut, setelah membuka kembali bagasi sepmornya untuk melihat uang tunai yang ditempatkan dalam bagasi sepmor. (*)

Baca juga: Sudah Dibebaskan, Narapidana di India Malah Tolak Keluar Penjara, Ini Alasannya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved