Breaking News:

Info Haji

Pemberangkatan Jamaah Haji Tahun Ini Ditunda, CJH Bisa Minta Kembali Setoran BPIH

Kesehatan jamaah menjadi prioritas pemerintah, sehingga keputusan pembatalan keberangkatan haji tahun ini menjadi pilihan terbaik bagi jamaah.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Usai diumumkannya pembatalan keberangkatan haji tahun 1442 H/2021 M, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh meminta calon jamaah haji asal Aceh untuk menerimanya dengan lapang dada seraya berdoa agar pandemi Covid-19 segera diangkat.

"Ini berita yang mengejutkan bagi kita semua. Namun ini harus kita terima dengan lapang dada, setelah menimbang dan mempelajari kondisi saat ini dan tentunya belum adanya sinyal dari pemerintah Arab Saudi. Akhirnya pemerintah mengumumkan untuk membatalkan keberangkatan haji tahun ini," kata Kakanwil Kemenag Aceh Dr H Iqbal SAg MAg di Banda Aceh, Kamis (3/6/2021).

Iqbal menjelaskan, kesehatan dan keamaan jamaah menjadi prioritas pemerintah, sehingga keputusan pembatalan keberangkatan haji tahun ini menjadi pilihan terbaik bagi jamaah. "Mari kita berdoa agar pandemi ini segera usai sehingga tahun depan haji dapat diberangkatkan," ujarnya lagi.

Undang-Undang Nomor 8 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah juga memberikan amanah kepada pemerintah untuk melaksanakan tugas perlindungan. 

Karenanya, faktor kesehatan, keselamatan, dan keamanan jamaah menjadi faktor utama. Menurutnya, keputusan pembatalan keberangkatan jamaah haji tahun ini diumumkan Menag setelah melakukan pertimbangan dan kajian yang mendalam bersama DPR dan lembaga terkait lainnya. 

Ia menuturkan, jamaah haji, reguler dan haji khusus, yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 M, akan menjadi jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M.

Baca juga: Bandara Dubai Segera Terapkan Paspor Vaksin Covid-19

Baca juga: Sekjen PBB Puji Arab Saudi, Berhasil Bangun Jaringan Anti-Korupsi Global

Baca juga: Tujuh Orang Meregang Nyawa dan Dua Rumah Ambruk, Dihantam Ledakan Tabung Gas

Baca juga: Daftar Khatib Jumat 4 Juni 2021 di Masjid Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen

"Sebagaimana diumumkan Menteri Agama, dana haji aman. Setoran pelunasan Bipih dapat diminta kembali oleh jamaah haji yang bersangkutan. Kemudian yang perlu kami jelaskan bahwa pemerintah tidak punya utang maupun tagihan haji yang belum dilunasi. Sangat disayangkan berita hoaks itu menyebar saat kita sedang menghadapi pandemi," kata Iqbal. 

Iqbal mengingatkan para calon jamaah untuk tidak terpengaruh berita hoaks seputar haji 2021. Sebab, keputusan pelaksanaan haji hanya diumumkan oleh Kementerian Agama RI.

"Kita akan intens memberikan pengumuman terkait pelaksanaan haji, jangan terpengaruh berita hoaks dari pihak yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Kebijakan ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved