Breaking News:

Berita Pidie

Tim Ops Yustisi Buka Lima Warung Kopi Disegel, Aktivitas Usaha Tetap Dipantau

Dibukanya penyegelan lima warung itu sesuai kesepakatan pemilik warung kopi dan kafe yang dituangkan dalam form surat pernyataan.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Tim Ops Yustisi membuka police line polisi pada warung yang disegel di Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Kamis (3/6/2021) 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Tim Ops Yustisi membuka segel police line polisi di lima warung kopi atau kafe di Pidie, Kamis (3/6/2021).

Dibukanya penyegelan lima warung itu sesuai kesepakatan pemilik warung kopi dan kafe yang dituangkan dalam form surat pernyataan. 

Untuk diketahui warung kopi dan kafe ditutup, karena dinilai Tim Ops Yustisi telah melanggar Perbup Pidie Nomor 20 Tahun 2021 pasal 3 ayat (2) tentang pedoman penyelenggaraan usaha makanan dan minuman dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

"Tim Ops Yustisi telah membuka segel di lima warung kopi yang sempat dipasang police line polisi," kata Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra MH, kepada Serambinews.com, Kamis (3/6/2021).

Ia menyebutkan, warung kopi atau kafe yang dibuka police line polisi adalah 

Arabia Coffe di Gampong Blang Asan, Kopi Donya di Gampong Lampoh Lada, Kecamatan Pidie, MJ Kopi Rumah Aceh di jalan ruas jalur Pulo Pisang, Om Kupi Khop Keunire dan Legend Coffee Keunire.

Baca juga: Bea Cukai dan BNNP Kepri Tangkap Pria Inggris, Lakukan Penyelundupkan Kokain dalam Barang Kiriman

Baca juga: Produsen Senapan Angin Ilegal Ditangkap Polisi, 6 Tahun Beroperasi, Bisa Produksi 5 Pucuk per Minggu

Baca juga: Tim Kuda Hitam Siap Bikin Kejutan di Pentas Euro 2020, Menanti Aksi Ibrahimovic dan Lewandowski

Baca juga: Sekjen PBB Puji Arab Saudi, Berhasil Bangun Jaringan Anti-Korupsi Global

Meski telah dibuka penyegelan, kata AKP Ferdian, Tim Ops Yustisi tetap memantau aktivitas lima warung kopi dan sejumlah warung kopi di Pidie.

Pemantauan itu penting sehingga warung kopi dan kafe tidak melanggar jadwal buka warung kopi sesuai jadwal yang telah dituangkan dalam Perbup Pidie

Sebab, jika melanggar kedua kali, maka penutupan warung kopi akan dilakukan lrbih lama. 

Untuk itu, kata Kasat Reskrim Polres Pidie, semua pihak harus menjalankan aturan yang telah ditatapkan dalam Perbup Pidie, dalam upaya menurunkan kasus Covid-19 di Pidie.

"Penurunan angka Covid-19 harus harus dilakukan bersama-sama. Sebab, tanpa dukungan semua pihak, Tim Ops Yustisi tak mampu menekan angka Covid-19," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved