Breaking News:

Berita Aceh Timur

Pemkab Aceh Timur Minta IOM dan UNHCR Segera Tangani Rohingya

"Harapan kita kepada lembaga yang menangani pengungsi Rohingya ini, segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan dampak sosial bagi masyarakat...

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Pemkab Aceh Timur Minta IOM dan UNHCR Segera Tangani Rohingya
SERAMBINEWS.COM/ SENI HENDRI
Pihak imigrasi Langsa dan IOM, UNHCR, melakukan pemeriksaan Identitas para Rohingya di lokasi terdampar di Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, Sabtu (5/6/2021).

"Harapan kita kepada lembaga yang menangani pengungsi Rohingya ini, segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan dampak sosial bagi masyarakat setempat," pinta Syahrizal yang ditemui Serambinews.com, di lokasi para pengungsi terdampar di Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, Sabtu (5/6/2021).

Laporan Seni Hendri Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Asisten l Setdakab Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, meminta organisasi IOM dan UNHCR yang menangani Rohingya, agar segera menangani pengungsi Rohingya lebih lanjut.

"Harapan kita kepada lembaga yang menangani pengungsi Rohingya ini, segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan dampak sosial bagi masyarakat setempat," pinta Syahrizal yang ditemui Serambinews.com, di lokasi para pengungsi terdampar di Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, Sabtu (5/6/2021).

Pemkab Aceh Timur, ungkap Syahrizal, sudah melakukan upaya kemanusiaan bersifat darurat untuk para Rohingya.

Diantaranya memberikan logistik dan kebutuhan dasar lainnya, termasuk mendirikan tenda untuk Rohingya di lokasi terdampar untuk bermalam.

Selain itu Pemda telah melakukan penanganan kesehatan, pemberian vitamin, pemeriksaan rapid test antigen dengan hasil semuanya non reaktif, dan penyuntikan vaksin.

Idris Keuchik Gampong Kuala Simpang Ulim, juga berharap kepada pemerintah dan organisasi yang menangani Rohingya, agar segera mengevakuasi para Rohingya ini ke tempat yang memiliki fasilitas yang layak.

"Kami masyarakat tidak sanggup melayani mereka. Seperti kebutuhan air bersih, selama ini kami bantu sekedar saja hanya untuk masak, tapi mereka juga butuh untuk mandi," ungkap Idris.

Nasrudin, selaku koordinator humanitarian dari Yayasan Geutanyo, mengaku kehadiran mereka di lokasi tersebut bekerjasama dengan organisasi lainnya, untuk membantu pemerintah memberikan penanganan bagi para pengungsi Rohingya. (*)

Baca juga: Atta Halilintar Luncurkan Klub Sepak Bola AHHA PS Pati FC, Apakah Akuisisi Klub Liga 2 PSG Pati?

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved