Breaking News:

Polisi Tetap Selidiki Kasus Pasutri Leher Tergorok

Pihak kepolisian tetap akan menyelidiki kasus pasangan pasangan suami istri (pasutri) pengantin baru yang meninggal dunia dengan leher tergorok

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Warga setempat memadati rumah duka almarhum pasangan suami istri di Desa Cot Jabet, Gandapura Bireuen yang ditemukan meninggal dunia dalam kamarnya dengan luka gorok di leher, Kamis (3/6/2021) 

BIREUEN - Pihak kepolisian tetap akan menyelidiki kasus pasangan pasangan suami istri (pasutri) pengantin baru yang meninggal dunia dengan leher tergorok, yang terjadi di Dusun Peutuha Bahron, Gampong Cot Jabet Gandapura, Bireuen, Kamis (03/06/2021).

“Penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan dugaan, motif, dan juga menguatkan dugaan sebelumnya,” kata Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polres Bireuen AKP Fadila Aditya Pratama SIK, kepada Serambi, Jumat (4/6/2021).

Dugaan awal yang sudah diperoleh tim penyidik Polres Bireuen, pelaku pembunuhan terhadap Kartini (34) anak dari M Hasan dan Ti Hasanah, warga Gampong Cot Jabet, adalah suaminya Abdul Karim (34), warga Gampong Meuraxa, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Pelaku membunuh dengan menggorok leher istrinya dan kemudian menggorok lehernya sendiri. Keduanya pun meninggal dunia.

“Dugaan tersebut berdasarkan ditemukan sejumlah alat bukti yang diperoleh di tempat kejadian atau kamar yang mereka tempati dan tempat keduanya ditemukan meninggal. Kemudian keterangan para saksi yang mendengar suara panggilan pada malam kejadian,” ujar Fadila Aditya.

Kasat Reskrim Polres Bireuen ini menambahkan, berdasarkan bukti dan keterangan saksi serta alat bukti, korbannya sudah jelas dan pelakunya juga sudah jelas.

Keduanya sudah meninggal dunia.

“Walaupun pelaku sudah meninggal dunia, tugas aparat penegak hukum dalam setiap kasus, hasil penyelidikan harus dapat dipertanggungjawabkan dan juga memaparkan kronologis kasus tersebut dengan barang bukti dan keterangan lengkap,” imbuhnya.

Nantinya setelah hasil penyelidikan lengkap, tim penyidik baru akan memaparkan kasus tersebut kepada pimpinan.

“Sehingga apabila muncul beragam pertanyaan dapat dipertanggungjawabkan,” tambah Fadila Aditya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved