Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Wacana Vaksinasi Bagi Remaja, Ini Kata Ketua IDI Lhokseumawe

Ketua IDI Lhokseumawe mengatakan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan saat ini sedang menunggu rekomendasi Badan Pengawas Obat

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Ketua IDI Kota Lhokseumawe, dr Amroellah 

Ketua IDI Lhokseumawe mengatakan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan saat ini sedang menunggu rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang sedang menguji keamanan vaksin pada kelompok remaja.

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Lhokseumawe, dr Amroellah, mendukung wacana pemerintah vaksinasi Covid-19 pakai vaksin jenis pfizer untuk remaja usia 12-15 tahun.

"Jika memang bisa diterapkan, maka remaja kita bisa mengikuti vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan Covid-19," jelas dr Amroellah, Sabtu (5/6/2021).

Ketua IDI Lhokseumawe mengatakan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan saat ini sedang menunggu rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang sedang menguji keamanan vaksin pada kelompok remaja.

"Wacana vaksinasi terhadap remaja sangat dibutuhkan karena hingga sampai sekarang pandemi Covid-19 belum berakhir," jelasnya. 

Bahkan sambungnya, penyebaran virus tersebut juga meningkat secara universal.

Baca juga: HORE Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17 Dibuka, Kuotanya Cuma 44 Ribu

Baca juga: Walaupun Sepakat Ganti Pemain, Sinetron Suara Hati Istri Tetap Dihentikan Sementara, Ini Alasan KPI

Baca juga: VIDEO Kelelahan Usai Syuting, Artis Cantik Ini Kecelakaan Hingga Nyaris Kehilangan Nyawa

Menurut Amroellah, pemerintah masih memiliki tugas besar, mengingat cakupan vaksinasi bagi kelompok dewasa dan lansia masih rendah. 

Oleh karena itu, sangat dibutuhkan dukungan dan kerja keras untuk meningkatkan upaya tersebut.

"Masyarakat tidak perlu takut divaksin, karena vaksin jenis Sinovac ini terbukti aman dan sangat bermanfaat untuk membentuk kekebalan tubuh," terangnya.

Meski demikian, kata dia, ketika sudah menjalani vaksinasi, tetap diminta menjalankan protokol kesehatan.

"Mari bersama-sama berperang melawan pandemi COVID-19 dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan," pintanya. (*)

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved