Breaking News:

Luar Negeri

Dua Kereta Tabrakan di Pakistan, 32 Orang Tewas dan Ratusan Luka-luka

Tabrakan maut dua kereta api terjadi di Pakistan,  Senin (7/6/2021). Akibatnya,  32 penumpang tewas setelah 2 kereta api bertabrakan di Pakistan.

Editor: Faisal Zamzami
Twitter/@AnnuKaushik253/CNA
32 penumpang tewas setelah 2 kereta api bertabrakan di Pakistan, Senin (7/6/2021) 

SERAMBINEWS.COM - Tabrakan maut dua kereta api terjadi di Pakistan,  Senin (7/6/2021).

Akibatnya,  32 penumpang tewas setelah 2 kereta api bertabrakan di Pakistan.

Kecelakaan itu terjadi pada Senin sebelum fajar ketika sebuah kereta ekspres, Millat Express tergelincir dari relnya lalu ditabrak kereta lainnya.

The Washington Post melaporkan, tim penyelamat harus berjuang untuk membebaskan para korban selamat.

Korban yang masih hidup terjebak di dalam puing-puing kereta.

Kabar tersebut disampaikan oleh Usman Abdullah, seorang wakil komisaris di distrik Ghotki, provinsi Sindh, tempat kecelakaan itu terjadi.

"Saat ini, tantangan bagi kami adalah untuk segera menyelamatkan para penumpang yang masih terjebak di puing-puing," kata Abdullah menurut Associated Press.

Ia menyebut, sekitar 15 hingga 20 orang masih terjebak di puing-puing kereta Millat Express.

Kepala Kepolisian Ghotki Umar Tufail mengatakan kepada Associated Press bahwa pihak berwenang mencari alat berat untuk membantu penyelamatan.

Pejabat mengidentifikasi kereta lain yang terlibat kecelakaan tersebut sebagai Sir Syed Express.

Insiden itu menyebabkan lebih dari selusin gerbong tergelincir dan menyebabkan enam hingga delapan gerbong hancur.

Mengutip pernyataan dari sejulah pejabat, stasiun televisi Pakistan Geo News melaporkan setidaknya 64 orang terluka.

Dalam sebuah unggahan di Twitter, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengaku terkejut dengan kecelakaan kereta api yang mengerikan tersebut.

Melalui Twitter pula, Khan juga memerintahkan penyelidikan komprehensif atas kecelakaan yang mengenaskan tersebut.

Baca juga: Bocah 8 Tahun Diseret Pria Asing ke Toilet dan Dirudapaksa, Korban Melawan Dilempar dari Kereta Api

Baca juga: 2 Pegawai PT KAI Tewas Tersambar Kereta Api, Korban Terpental 2 Meter, Sempat Diteriaki oleh Warga

Para pejabat mengatakan, tabrakan terjadi sekitar 440 km Karachi.

Sejauh ini, masih berlangsung penyelamatan dan pencarian korban yang selamat yang terperangkap di puing-puing.

“Ini adalah situasi yang sangat serius. Tiga puluh dua mayat telah ditemukan dan yang terluka, ada 98, tetapi jumlahnya terus meningkat,” kata Dr Manzoor Jakhrani, seorang pejabat kesehatan senior.

"Pekerjaan penyelamatan sedang berlangsung, orang-orang masih terjebak di dalam kereta,” katanya.

Tayangan televisi dari lokasi kecelakaan menunjukkan puing-puing hancur dari dua kereta berserakan di trek.

Tim penyelamat menggunakan derek dan peralatan lain untuk mencoba dan mencapai mereka yang terjebak di dalam.

Pejabat local Razzaq Minhas mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kecelakaan bermula terjadi ketika delapan kompartemen kereta Millat Express yang menuju utara tergelincir di dekat Dharki.

Kereta penumpang Sir Syed Express menuju selatan kemudian menabrak kompartemen yang tergelincir, katanya.

“Penyelamat masih berusaha untuk masuk ke setidaknya dua gerbong yang tergelincir ke luar rel,  mereka masih membersihkan puing-puingnya,” katanya. “Peralatan dan pasukan paramiliter ada di sana untuk menghilangkan puing-puing.”

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan sangat terkejut oleh kecelakaan itu.

Ia  memerintahkan Menteri Perkeretaapian Azam Swati untuk mencapai lokasi kecelakaan pada hari Senin ini.

"Telah meminta menteri perkeretaapian untuk mencapai lokasi dan memastikan bantuan medis untuk yang terluka dan dukungan untuk keluarga yang meninggal," cuitnya.

Ia juga memerintahkan investigasi komprehensif terhadap kecelakaan kereta api itu.

Militer Pakistan mengatakan telah mengirim helikopter penyelamat, ambulans dan kru pencarian dan penyelamatan khusus ke lokasi kecelakaan.

Pernyataan militer menyebutkan, tim zeni dikirimkan ke lokasi untuk memberi bantuan dan penyelamatan yang diperlukan.

“Tim Zeni untuk  Pencarian dan Penyelamatan Perkotaan (USAR) sedang dikirimkan  dengan helikopter dari Rawalpindi ke lokasi kejadian untuk mempercepat upaya pertolongan dan penyelamatan,” katanya.

Sistem kereta api Pakistan tak jarang mengalami kecelakaan.

Menurut para kritikus, sektor tersebut kekurangan dana dan tidak terpelihara dengan baik.

Tahun lalu, 22 orang tewas ketika sebuah kereta penumpang menabrak sebuah bus yang membawa peziarah Sikh di Pakistan timur.

Pada 2019, terjadi kebakaran kereta api besar yang menewaskan sedikitnya 73 orang.

Bencana kereta api terburuk di Pakistan terjadi pada 1990, ketika sebuah kereta penumpang yang penuh sesak menabrak kereta barang, menewaskan 210 orang. (Tribunnews.com/Aljazeera/Hasanah Samhudi)

Baca juga: Pemkab Aceh Singkil Sambut Kedatangan Tim Kemenko Marves Tinjau Lokasi Investasi UEA

Baca juga: VIDEO Penagih Hutang Datang ke Rumah Menagih Hutang Anak pada Ibu, Ternyata Ada Aksi Lain Dibaliknya

Baca juga: Jawab Tudingan Terhadap Ria Ricis, Kakak Ipar Sebut Keuntungan dari Youtube Masuk Rekening Pesantren

Tribunnews.com dengan judul Dua Kereta Tabrakan di Pakistan, 32  Tewas dan Ratusan Luka-luka Tertimpa Puing-Puing

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved