Breaking News:

Berita Nagan Raya

GeRAK: Usut Tuntas Dugaan Korupsi Proyek Gudang Mobar di Nagan Raya

Dalam kasus ini Polres setempat telah menetapkan seorang tersangka baru satu orang dari pihak rekanan.

Penulis: Rizwan | Editor: Taufik Hidayat
Dok GeRAK
Gedung mobar di Terminal Nagan Raya yang kini diusut Polres setempat, Senin (7/6/2021). 

Hasil penelusuran dokumen lelang, ada delapan peserta yang mengikuti tahapan tender tersebut, dan diketahui pemenang berkontrak CV Berkat Jasa, adapun pekerjaan tersebut berada di bawah satuan kerja (Satker) Dinas Perhubungan Nagan Raya, dengan nilai harga penawaran kontrak sebesar Rp 1.851.858.000. 

"Penelusuran dokumen lelang, tanggal pembuatan pembangunan gedung mobar di Nagan Raya dengan sumber anggaran Otsus tersebut pada 21 Mei 2017, dengan penepatan pemenang dan pengumuman pemenang pada tanggal 10 Juni 2017 dan penandatangan Kontrak pada tanggal 15 Juni 2017," kata Edi.

Baca juga: VIDEO Nasabah Tak Perlu Panik Jika Belum Migrasi ke BSI, Begini Penjelasan Wakil Dirut Utama 1 BSI

Baca juga: VIDEO Lezatnya Rujak Salak Pliek U Kak Er di Pidie Jaya, Raup Rp 1,5 Juta Saban Hari

Baca juga: Penagih Utang Datang ke Rumah Menagih Utang Anak pada Ibu, Ternyata Ini Kisah di Baliknya

Menurut GeRAK, penelusuran di lapangan gedung tersebut mengalami kemiringan dan keretakan pada sisi bagian depannya.

"Terlihat pondasi tiangnya dan dinding gedung sudah mengalami keretakan dari atas hingga bawah, audit BPKP Perwakilan Aceh yang menyebutkan bahwa gedung ini total loss dikarenakan gedung tidak lagi bisa dipakai dan bila dipaksakan bisa membahayakan penggunanya," kata GeRAK.

Sebelumnya Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno kepada wartawan mengakui bahwa pihaknya sedang mengusut proyek pembangunan gedung mobar.

Bahkan, polisi telah menerima hasil audit BPKP Perwakilan Aceh serta sudah digelar perkara di Polda Aceh.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved