Breaking News:

Internasional

Warga Yaman Terkejut, Seorang Gadis Lima Tahun Tewas, Korban Serangan Rudal Houthi di Pompa Bensin

Gambar-gambar mengejutkan menunjukkan jasad hangus seorang ayah dan anak perempuannya yang tewas dalam serangan rudal Houthi di kota Marib, Yaman

Editor: M Nur Pakar
Media Sosial
Gadis ciil berusia lima tahun, Lian Taher Muhammad jadi korban serangan rudal milisi Houthi di Marib, Yaman 

Ali Al-Lahabi, seorang anggota parlemen Yaman, menuduh Houthi melanggar norma-norma agama dan suku yang melarang penargetan warga sipil.

“Kejahatan hari ini terhadap warga sipil dan anak-anak di Marib melanggar norma kesukuan di Yaman dan semua norma kemanusiaan Arab dan internasional,” katanya dalam sebuah posting Twitter.

Marah dengan gambar warga sipil yang tewas, Abdul Malik Al-Mekhlafi, penasihat Presiden Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi, mendesak Houthi menerima upaya perdamaian untuk mengubah pikiran mereka.

“Serangan itu sekali lagi menegaskan wajah buruk Houthi, yang telah menolak semua upaya internasional untuk menghentikan perang,” kata Al-Mekhlafi di Twitter.

Di lapangan, komandan tentara Yaman yang memerangi Houthi di Marib dan Hodeidah mengatakan serangan mematikan oleh milisi akan berlanjut sampai dukungan militer dan keuangan dari Iran berakhir.

Baca juga: AS Kutuk Milisi Houthi, Abaikan Seruan Gencatan Senjata, Terus Gempur Provinsi Kaya Migas Marib

“Kejahatan perang tidak akan berhenti kecuali rezim Iran dihalangi, dan Houthi yang membunuh anak-anak dan wanita dibawa ke Pengadilan Kriminal Internasional,” kata Sadeq Dewaid, juru bicara Pasukan Perlawanan Nasional di provinsi barat Hodeidah.

Utusan Barat untuk Yaman juga menyuarakan kesedihan dan kemarahan mereka atas kematian warga sipil.

Menuntut Houthi berhenti menyerang warga sipil dan terlibat dengan proposal perdamaian yang ditengahi PBB.

Kedutaan Besar AS di Yaman menggambarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak Houthi di Marib sebagai “kekerasan tidak manusiawi.”

Cathy Westley, kuasa usaha kedutaan, mengatakan dalam sebuah pernyataan:

“Kami ngeri dengan laporan bahwa Houthi menggunakan rudal balistik untuk menghancurkan sebuah pompa bensin di Marib."

"Serangan itu membunuh dan melukai warga sipil."

"Houthi dilaporkan kemudian menggunakan pesawat tak berawak untuk menyerang kru ambulans yang datang untuk membantu yang terluka."

"Kekerasan tidak manusiawi ini harus diakhiri.”

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved