Breaking News:

Penemuan Mayat di Gunung Salak

Polisi Berhasil Identifikasi Pelaku Pembunuhan Wanita asal Medan yang Jadi Sopir Grab

“Pelaku sudah berhasil diidentifikasi,”tulis Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui WhatsApp kepada Serambinews.com, Selasa (8/6/2021).

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/zaki
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto SIK MH. 

“Pelaku sudah berhasil diidentifikasi,”tulis Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui WhatsApp kepada Serambinews.com, Selasa (8/6/2021).

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE– Setelah melakukan serangkaian proses penyelidikan secara intensif, akhirnya penyidik Polres Lhokseumawe berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan wanita sopir grab asal Medan. 

Untuk mengungkap pelaku yang membuang mayat CYH (58), wanita yang bekerja sebagai sopir taksi online asal Medan Labuhan, Kecamatan Kota Medan, Sumatera UtaraPolres Lhokseumawe juga sudah membentuk tim khusus. 

Diberitakan sebelumnya, Mayat CYH tersebut ditemukan di kawasan Gunung Salak Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara pada Minggu (6/6/2021) sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang warga setempat, saat hendak membuang air kecil. 

Temuan jasad wanita tersebut, sempat menghebohkan warga yang sedang melintasi lintasan jalan KKA – Bener Meriah tersebut. 

Polisi menduga, ibu rumah tangga yangbekerja sebagai pegawai Grab tersebut dibunuh kemudian dirampok oleh pelakunya. 

“Pelaku sudah berhasil diidentifikasi,”tulis Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui WhatsApp kepada Serambinews.com, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Berita Hoax Iran Memicu Retorika Anti-Saudi dan Anti-Israel di Inggris

Namun, Kapolres Lhokseumawe belum membeberkan identitas pelaku karena tim khusus yang sudah dibentuk sedang melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap pelakunya.

“(Penyidik) masih terus melakukan penyelidikan intensif,” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto. 

Disebutkan, pada Kamis (3/6/2021) pagi lalu, korban mengantar pelanggannya ke kawasan Lhokseumawe. 

Lalu, pada Minggu (6/6/2021)sekitar pukul 16.00 WIB ditemukan warga sudah menjadi mayat di Kilometer (Km) 31 Jalan KKA-Bener Meriah, kawasan Gunung Salak. 

“Mungkin karena sudah langganan, korban mengantar penumpangnya tidak lagi menggunakan aplikasi atau penumpangnya memesan secara private,” ungkap Kapolres Lhokseumawe. 

AKBP Eko Hartanto mengatakan, berdasarkan identifikasi awal memang mengarah ke korban pembunuhan.

 “Hasil proses identifikasi awal, mungkin korban dirampok dan kemudian dibunuh. Tapi, kita tetap melakukan penyelidikan sampai ditemukan buktinya," tutupnya. (*)

Baca juga: Pencegahan Covid-19 di Malaysia, Polisi Pakai Drone Deteksi Suhu Tubuh Masyarakat di Tempat Umum

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved