Breaking News:

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penganiayaan Santri

Pihak kepolisian telah menetapkan satu orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang berujung kematian santri di Pesantren Darul Arafah Raya

Editor: bakri
DOK KELUARGA
Cut Fitriani, warga Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, memperlihatkan foto almarhum anaknya FWA (14) yang tersimpan di ponselnya, Senin (7/6/2021). 

Pihak kepolisian telah menetapkan satu orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang berujung kematian santri di Pesantren Darul Arafah Raya, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berinisial FWA (14).

Diberitakan Kantor Berita Antara, Senin (7/6/2021), Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru Ipda Syarizal, dihubungi dari Medan mengatakan, identitas tersangka berinisial ALH (17). Tersangka tak lain merupakan senior korban di pesantren tersebut.

"Sejauh ini kita baru menetapkan satu orang tersangka, dan nantinya akan dilimpahkan ke Polrestabes Medan," ucapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa motif penganiayaan tersebut didasari permasalahan pribadi antara pelaku dan korban. Pelaku merasa tidak dihargai oleh korban. "Tersangka sakit hati kepada korban karena merasa tidak dihargai oleh juniornya. Pelaku kemudian menganiaya korban hingga akhirnya meninggal dunia," ungkap Ipda Syarizal.

FWA sebelum meninggal sempat dilarikan ke klinik pesantren untuk diberikan pertolongan pertama. Namun, nyawa korban tak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Jangan ada lagi kekerasan

Ayah korban, Tri Wahyudi (45) meminta pihak pesantren bertanggung jawab dan membersihkan areal pesantren dari aksi kekerasan. “Jangan sampai terdengar ada kejadian kedua, saya ingatkan ini harus terakhir,” tegasnya.

Secara tegas dia pun menekankan kalau keluarga akan mengawal kasus ini hingga berproses ke pengadilan. “Kami sudah minta anggota DPR RI mengawal kasus ini,” ujarnya.

Tri Wahyudi juga berharap kasus ini ditangani polisi sampai tuntas. “Saya menitipkan anak saya di pesantren biar dibina mendapat akhlak baik, kok kejadiannya malah seperti ini,” pungkas Tri.(ant/mad)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved