Breaking News:

Berita Banda Aceh

Tingkatkan SPBE, Pemerintah Kota Banda Aceh Kembangkan Aplikasi e-Surat

pengembangan aplikasi e-Surat ini bertujuan untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih efektif dan efisien.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Kepala Dinas Kominfotik Kota Banda Aceh, Fadhil memperkenalkan tanda tangan digital pada aplikasi e-Surat yang tengah dikembangkan, Selasa (8/6/2021). 

Pengembangan aplikasi e-Surat ini bertujuan untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih efektif dan efisien.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Upaya meningkatkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) terus melakukan pengembangan tanda tangan digital pada aplikasi E-surat.

Kepala Dinas Kominfotik Kota Banda Aceh Fadhil SSos MM, mengatakan bahwa pengembangan aplikasi e-Surat ini bertujuan untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih efektif dan efisien.

"Pada dasarnya surat menyurat secara manual membutuhkan kertas dan waktu yang lama. Makanya dengan hadirnya aplikasi e-Surat, hari ini jika kita memerlukan surat untuk ditandatangani sedangkan pemangku kebijakan tidak ada di tempat, maka tidak bisa didistribusikan," jelas Fadhil, Selasa (8/6/2021).

Dengan adanya aplikasi e-Surat dan ditunjang oleh layanan tanda tangan digital, walaupun pemangku kepentingan tidak ada di lokasi, surat tetap bisa ditandatangani secara digital dan langsung bisa terdistribusi kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca juga: Pengadilan Italia Hukum Tiga Warga Suriah, Penyandang Dana Jaringan Al-Qaeda

Baca juga: Remaja Palestina Menanggung Bekas Luka Pertempuran Penggusuran di Jerusalem Timur

Fadhil menjelaskan untuk mendukung langkah tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh juga sudah melakukan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) dengan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) untuk mensertifikasi tanda tangan digital tersebut secara absah.

"Dua komponen ini kita integrasikan sekarang. Meskipun secara digital, tetapi bisa kita pertanggungjawabkan keasliannya dengan barcode yang tertera di bawah surat," ujarnya.

Pun demikian, baik surat maupun tanda tangan digital tidak akan bisa dimanipulasi.

Hal ini karena barcode yang tertera di dalam surat tersebut akan mengaitkan langsung kepada jenis dan tanggal surat, sehingga meminimalisir kecurangan yang mungkin bisa terjadi.

Baca juga: Kakek Driver Ojol Dibegal, Sepeda Motor Hilang Dicuri Pelaku, Kini Dapat Bantuan Motor Baru

Baca juga: Pria Gondrong Mengamuk, Bawa Parang Serang Polresta Yogyakarta, Mengaku Dengar Suara Bisikan

"Ini tidak bisa dimanipulasi. Karena setiap barcode akan mengacu kepada tanggal dan jenis surat masing-masing. Lalu jika surat tersebut tidak sesuai, maka bisa kita pidanakan sesuai dengan UU ITE yang berlaku," tegas Fadhil.

Sejauh ini, jenis-jenis surat yang bisa menggunakan tanda tangan digital di aplikasi e-Surat yaitu surat biasa dan surat edaran.

"Tanda tangan digital ini juga harus proses langsung oleh yang bersangkutan. Ini karena berkaitan dengan keamanan email dan juga password dan terkonek di badan siber," sebut Fadhil.(*)

Baca juga: Tiga Anggota KKB Papua Menyerah, Ternyata Sudah Siapkan Rencana Ini Jika Perang dengan Indonesia

Baca juga: Pasutri Ditembak Orang Tak Dikenal, Korban Anggota TNI Aktif, Peluru Tembus Paha Sang Istri

Baca juga: Orang Bodoh, Sebutan Bos UFC kepada Mereka yang Membayar untuk Nonton Duel Mayweather Vs Logan Paul

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved