Breaking News:

Internasional

Pemimpin Hizbullah Nasrallah Melawan Pemerintah Lebanon, Akan Mengimpor Minyak dari Iran

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah melawan pemerintah Lebanon, saat mengumumkan mengimpor minyak dari Iran.

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah melawan pemerintah Lebanon, saat mengumumkan mengimpor minyak Iran.

Dalam pidato yang dilihat sebagai tindakan pembangkangan terhadap negara Lebanon dan AS, dia bersikeras Lebanon harus bernegosiasi dengan Iran untuk membeli bensin dan solar dengan mata uang Lebanon.

Dikatakan, hal itu dapat dilaukan, jika kekurangan Lebanon terus berlanjut.

Dia menegaskan tidak peduli tentang kemungkinan dapat mengakibatkan sanksi internasional yang dikenakan pada Lebanon.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Rabu (9/6/2021) malam dia mengatakan:

“Pengiriman bahan bakar akan tiba di pelabuhan Beirut, dan membiarkan negara mencegah akses mereka ke Lebanon.”

Baca juga: Ulama Syiah, Salah Satu Pendiri Hizbullah Meninggal Dunia, Terinfeksi Virus Corona

Pidato Nasrallah datang beberapa jam setelah laporan pemerintah Irak setuju untuk menggandakan janji sebelumnya untuk memasok minyak ke Lebanon, dari 500.000 menjadi 1 juta ton barrel.

Komentarnya memicu berbagai reaksi di kalangan masyarakat Lebanon.

Beberapa terkejut dan beberapa menolak gagasan membeli minyak dari Iran, mengingat risiko sanksi.

Washington masih memberlakukan sanksi terhadap Iran dan telah menetapkan sayap militer dan politik Hizbullah sebagai organisasi teroris.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved