Breaking News:

Dyah Erti Idawati, Luncurkan Gebyar Vaksinasi Lansia

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati, didampingi Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, Kamis (1/6/2021)

FOTO HUMAS PEMERINTAH ACEH
Dyah Erti Idawati 

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati, didampingi Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, Kamis (1/6/2021), meluncurkan Gebyar Vaksinasi Lansia, di kompleks situs tsunami kapal apung, Gampong Punge Jurong, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

Untuk diketahui, Gebyar Vaksinasi Lansia yang merupakan kerja sama Satgas Penanganan Covid-19 Aceh dengan Komite Penanganan Covid-19 Pemulihan Ekonomi NasionakL (KPC-PEN), dan Unicef ini, akan berlangsung hingga akhir Juni mendatang. Kegiatan tersebut menyasar kelompok pralansia dan lansia.

Pada kesempatan tersebut, Dyah Erti yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Aceh mengapresiasi antusiasme masyarakat terutama kelompok pralansia dan lansia yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di situs wisata kapal apung. “Alhamdulillah, antusiasme para lansia dan pralansia sangat baik. Kita berharap target vaksinasi 90 hingga 100 orang per hari akan tercapai,” tutur Dyah Erti yang juga Ketua Dekranasda Aceh.

Saat berdialog dengan warga, ibu dua anak ini mengimbau masyarakat termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak mudah mempercayai berbagai hoax atau berita bohong terkait vaksinasi Covid-19, yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Semakin banyak yang mengikuti vaksinasi, maka kekebalan kelompok akan segera terbentuk. Dengan demikian, Insya Allah Covid-19 akan lemah sehingga bisa kita cegah dan tekan penyebarannya,” ungkap istri Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang sudah disuntik vaksin untuk tidak lengah serta tetap menerapkan protokol kesehatan (protkes) secara disiplin saat beraktifitas. Dalam acara yang sama,

Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Aceh ini juga menyemangati para tenaga kesehatan yang sedang bertugas serta berdialog dengan sejumlah masyarakat yang baru saja menerima suntikan vaksin dari vaksinator.

Senada dengan Dyah, Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin atau Keuchik Zainal mengajak  masyarakat untuk mengikuti vaksinasi sebagai ikhtiar mencegah penyebaran Covid-19. “Covid-19 itu benar-benar ada dan sudah mengganggu tatanan kehidupan sosial ekonomi secara global. Mari kita mengikuti vaksinasi agat kekebalan kelompok segera tercapai,” ajaknya.

Pria yang juga pernah terinfeksi Covid-19 ini juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan mematuhi Instruksi Gubernur Aceh terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM).

Pada bagian lain, Dyah Erti Idawati mengungkapkan, peran serta masyarakat dalam mematuhi kebijakan yang dianjurkan pemerintah, terutama menyangkut protkes adalah kunci utama kesuksesan dalam pengendalian Covid-19. Hal itu disampaikan Dyah dalam sambutannya pada Lokakarya Penyusunan Materi Komunikasi Digital, yang digelar secara virtual dan secara langsung di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, kawasan Blangpadang, Banda Aceh, kemarin.

"Bagaimanapun hebatnya kerja tim medis, jika masyarakat tidak patuh pada protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, semua pasti sia-sia. Bukan hanya warga saja yang menjadi korban, tapi tenaga medis juga akan berimbas," ujar Dyah seperti disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM, kepada Serambi, sore kemarin.

Menurut Dyah, penyusunan strategi komunikasi untuk penanganan Covid-19 sangat perlu dikaji kembali, agar informasi yang disampaikan tidak hanya efektif, tapi mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat. Apalagi di era digital ini, komunikasi mempunyai peran signifikan dalam menyebarkan informasi seputar kebijakan pemerintah dan juga mampu mengatasi peredaran hoaks. (jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved