Breaking News:

Berita Luar Negeri

Malaysia Perpanjang Lockdown Total, Cegah Penyebaran Virus Corona

Malaysia memperpanjang lockdown total alias Perintah Kontrol Gerakan yang dikenal dengan MCO 3.0 selama dua minggu, mulai 15 hingga 28 Juni

SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD HADI
Kantor Perdana Menteri Malaysia di Putra Jaya. Putrajaya adalah pusat administrasi Malaysia yang menggantikan posisi Kuala Lumpur. Didirikan pada 19 Oktober 1995, namanya diambil dari nama Perdana Menteri Malaysia yang pertama, Tunku Abdul Rahman Putra. Foto direkam, Selasa (4/2/2020) 

SERAMBINEWS.COM - Malaysia memperpanjang lockdown total alias Perintah Kontrol Gerakan yang dikenal dengan MCO 3.0 selama dua minggu, mulai 15 hingga 28 Juni, guna mengekang penyebaran virus corona.

Menteri Senior Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Jumat (11 Juni), keputusan memperpanjang MCO 3.0 karena jumlah kasus harian virus corona masih melebihi 5.000.

“Daftar positif/negatif (kegiatan yang diizinkan dan dilarang) dan prosedur operasi standar (SOP) untuk setiap kegiatan manufaktur, bisnis, dan industri tetap seperti yang diumumkan sebelumnya,” katanya usai menghadiri rapat Dewan Keamanan Nasional, seperti dikutip Channel News Asia.

Pada Mei lalu, Malaysia kembali menerapkan MCO nasional di tengah gelombang ketiga kasus COVID-19.

Baca juga: Meja Kerja Bank Syariah Indonesia Terbakar di Ulee Kareng Banda Aceh

Dikenal sebagai MCO 3.0, semua sektor ekonomi diizinkan untuk beroperasi selama periode tersebut, tetapi perjalanan lintas distrik dan antarnegara bagian serta kegiatan sosial, olahraga, juga pendidikan dilarang.

Pembatasan yang lebih ketat pada sektor ekonomi dan sosial kemudian Malaysia berlakukan pada 21 Mei karena kasus virus corona terus meningkat. 

Kemunculan varian baru juga telah menghambat upaya untuk meratakan kurva infeksi, demikian laporan dari Kantor Perdana Menteri Malaysia.

Pada 28 Mei, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan, Malaysia akan melakukan penguncian total selama 14 hari mulai 1 Juni, dengan hanya sektor ekonomi dan jasa penting yang boleh melanjutkan operasi mereka.

Baca juga: GeRAK Aceh Dorong Pengelolaan Tambang Sehat di Nagan Raya

Jumlah kasus virus corona di Malaysia menembus angka 9.000 pada 29 Mei, sebelum tindakan penguncian menurunkan infeksi harian secara bertahap. Pada Jumat, negeri jiran mencatat 6.846 kasus.

Jika fase pertama dari penguncian total bisa mengurangi jumlah kasus harian, maka Malaysia akan melonggarkannya dengan masuk ke fase kedua selama empat minggu, di mana lebih banyak sektor ekonomi bisa buka kembali.

Fase 3 akan mirip dengan MCO, hanya hampir semua sektor ekonomi diizinkan beroperasi dengan SOP yang ketat. Perkembangan dari satu fase ke fase lainnya akan tunduk pada penilaian risiko Kementerian Kesehatan.

Hingga Jumat, total kasus COVID-19 Malaysia mencapai 646.411, tertinggi ketiga di Asia Tenggara setelah Indonesia dan Filipina.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Kasus corona masih tinggi, Malaysia perpanjang lockdown total

Baca juga: Tangki Kilang Cilacap Milik Pertamina Terbakar, 50 Pemadam Dikerahkan

Baca juga: Sosok Kolor Ijo di Aceh Tamiang Berhasil Ditangkap Polisi

Editor: Muhammad Hadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved