Breaking News:

Jurnalisme Warga

Tips Menghadapi Bosan Ketika di Dayah

Setiap orang pasti pernah mengalami rasa bosan ataupun malas ketika melakukan suatu aktivitas. Terlebih lagi di kala menuntut ilmu di pesantren

Tips Menghadapi Bosan Ketika di Dayah
FOR SERAMBINEWS.COM
KHAIRATUL ULA, asal Trienggadeng, Siswi Kelas XI IPA 5 Dayah Ummul Ayman, melaporkan dari Samalanga

OLEH KHAIRATUL ULA, asal Trienggadeng, Siswi Kelas XI IPA 5 Dayah Ummul Ayman, melaporkan dari Samalanga

Setiap orang pasti pernah mengalami rasa bosan ataupun malas ketika melakukan suatu aktivitas. Terlebih lagi di kala menuntut ilmu di pesantren. Di Aceh, istilah ‘pesantren’ lebih akrab disebut dayah.

Saat ini saya menuntut ilmu di Dayah Ummul Ayman, Samalanga, Kabupaten Bireuen. Dayah ini di bawah pimpinan Ayahanda Syaikh Nuruzzahri bin Yahya. Khususnya di dayah, bahkan ada juga santri yang sampai merasa depresi karena ia tidak tahu bagaimana cara mencari solusi yang tepat di kala ia diterpa cobaan ataupun masalah kebosanan dan masalah-masalah lainnya.

Oleh sebab itu, ketika sedang menuntut ilmu sangatlah diperlukan hiburan atau refreshing sesaat yang bertujuan untuk dapat menyegarkan kembali pikiran santri sehingga ia dapat melanjutkan kembali rutinitasnya dan menfokuskan dirinya di kala belajar.

Di sini, saya akan membahas sedikit tentang hal-hal yang dapat dilakukan teman-teman santri yang sedang berada di dayah yang insyaallah dapat mengembalikan mood-nya sehingga kembali pula semangatnya.

Faktor kebosanan

Sebelum itu, saya terlebih dahulu menyebutkan beberapa faktor penyebab down ataupun jenuh ketika sedang menuntut ilmu. Hal ini sangatlah berdampak buruk bagi seorang penuntut ilmu apabila ia terus membiarkannya tanpa mencari solusinya.

Pertama, ujian, baik ujian sekolah ataupun ujian mengaji, karena ketika ujian sangat menguras pikiran dan tenaga, baik karena dituntut untuk bisa memahami atau karena banyaknya hafalan.

Kedua, hal yang dapat membuat seorang santri sangat membutuhkan istirahat jasmani maupun rohaninya adalah ketika dilanda banyak masalah. Masalah itu baik dari faktor internal maupun eksternal. Contoh masalah yang sering dialami seorang santri yaitu adanya kejanggalan ketika bergaul dengan kawannya, baik mungkin karena kekurangan ekonomi atau lainnya. Bagi sebagian santri, ini menjadi masalah baginya.

Namun, menurut saya, ini bukanlah masalah, karena saya mengalami sendiri bahwa di dayah ini kami saling membantu, saling peduli satu sama lain.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved