Breaking News:

Berita Aceh Barat Daya

YARA Telusuri Dugaan Aktivitas Galian C Tak Kantongi Izin di Abdya, Ini Temuannya

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh Perwakilan (YARA) Aceh Barat Daya (Abdya) menduga ada aktivitas penambagan galian C tidak mengantongi izin atau ilegal di

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: M Nur Pakar
For Serambinews.com
Ketua YARA Abdya, Suhaimi N SH berdiri di belakang alat berat yang sedang mengambil batu gajah di Babahrot. 

Karena tidak tercantum pada data perizinan usaha pertambangan mineral pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPTSP dan Nakertrans).

Baca juga: Bupati Abdya Lantik 10 ‘Pejabat Muda’ Sebagai Kepala Dinas

“Dari data yang kami peroleh pada DPMPTSP dan Nakertrans, tidak tercantum adanya penambanagan di lokasi itu," jelasnya.

Dia mengatakan nas, hanya mengetahui tiga izin penambangan batu gunung di Abdya.

Pertama, di Desa Pasar Kota Bahagia Kuala Batee, Desa Kayee Aceh Lembah Sabil dan Desa Babahlung Blangpidie, terangnya.

Atas dasar itu, Suhaimi mendesak pihak Kepolisian agar mengusut dan memproses tuntas sesuai hukum yang diamnahkan Undang-Undang nomor 3 tahun tahun 2020.

Tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 4 tahun 2009, tentang pertambangan mineral dan batu bara, serta peraturan Menteri ESDM RI nomor 7 tahun 2009.

Baca juga: Bupati Abdya Tinjau Vaksinasi Covid-19, Pelaksanaannya Lancar, Ini Jumlah Sudah Divaksin Dosis 1 & 2

“Patut diduga, adanya penambang telah melakukan perbuatan pelanggaran hukum dengan melakukan kegiatan pertambangan galian C batu gunung tanpa mengantongi izin dari Pemerintah," katanya.

"Sehingga, ini perlu diusut dan merugikan negara,dan juga berdampak tidak baik terhadap lingkungan,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved