Breaking News:

Berita Kutaraja

Banda Aceh Zona Merah, Satgas Covid-19 Minta Semua Kegiatan Bersifat Keramaian Dihentikan Sementara

Hal itu perlu dilakukan dan dipahami semua pihak, karena Kota Banda Aceh saat ini sudah pada posisi zona merah Covid-19, sejak 1 Juni 2021.

Penulis: Misran Asri | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banda Aceh mengimbau masyarakat dan semua pihak untuk menghentikan sementara waktu segala bentuk kegiatan yang  bersifat mengundang dan mendatangkan keramaian, seperti resepsi perkawinan, sunatan, dan lainnya.

Hal itu perlu dilakukan dan dipahami semua pihak, karena Kota Banda Aceh saat ini sudah pada posisi zona merah Covid-19, sejak 1 Juni 2021.

"Itu artinya terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif, termasuk yang menimpa tenaga kesehatan (nakes) kita, dan juga peningkatan pasien Covid-19 meninggal dunia," tegas Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman yang juga Ketua Satgas Covid-19, Minggu (13/6/2021).

Per hari ini saja, lanjut Wali Kota Banda Aceh ini, terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 52 orang, di mana meninggal 3 orang.

Lalu tenaga kesehatan yang ikut terkonfirmasi positif Covid-19 ada 2 orang. Sementara itu, ada penambahan pasien sembuh sebanyak 26 orang.

Baca juga: Besok, Kuta Alam Canang Pekan Vaksinasi, Ini Jadwal Tiap Gampong, Wali Kota Harap Partisipasi Warga

Baca juga: Satpol PP Aceh Besar Minta Camat untuk Sosialisasikan Perbup Larangan Ternak Berkeliaran

Baca juga: Kritisi Pembatasan Jam Malam Warkop, Jubir KPA: Memang Corona Ada Pada Malam Saja?

Beberapa waktu lalu, terang Aminullah, Forkopimda Banda Aceh telah memutuskan menutup dan menghentikan sementara semua kegiatan keramaian dan tempat wisata.

"Kali ini, kita mengimbau seluruh masyarakat agar menghentikan semua kegiatan yang bersifat keramaian, seperti resepsi perkawinan, sunatan, dan lain sebagainya," ungkapnya.

Ia pun mengharapkan kesadaran masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya nyata Covid-19.

"Sudah banyak yang kehilangan nyawa akibat pandemi ini. Karena itu, hendaknya kita semua mematuhi protokol kesehatan dan menerapkannya bagi seluruh keluarga kita serta dianjurkan untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak," ucap Aminullah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved