Breaking News:

Internasional

Milisi Houthi Tak Pedulikan Nasib Warga Sipil Marib, 55 Rudal Ditembakkan, Ini Jumlah Korban

Menteri Penerangan Yaman, Moammar Al-Eryani mengutuk milisi Houthi yang menargetkan lingkungan perumahan, kamp pengungsian dan warga sipil di Marib.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Milisi Houthi meluncurkan puluhan rudal ke wilayah Marib, Yaman. 

SERAMBINES.COM AMMAN - Menteri Penerangan Yaman, Moammar Al-Eryani mengutuk milisi Houthi yang menargetkan lingkungan perumahan, kamp pengungsian dan warga sipil di Marib.

Serangan milisi Houthi bukan tanggung-tanggung, 55 rudal balistik buatan Iran dilesatkan sejak awal tahun ini.

Dia mengatakan milisi yang didukung oleh Iran telah meluncurkan 12 drone.

Kemudian, tiga roket Katyusha, enam proyektil, dan tujuh bahan peledakan dari 1 Januari hingga 10 Juni 2021.

Al-Eryani menambahkan statistik juga mencatat 344 korban sipil selama periode yang sama dari serangan Houthi di Kegubernuran Marib.

Dimana, 104 warga sipil, tiga wanita, dan 15 anak-anak tewas

Sementara 180 warga sipil, 12 wanita, dan 30 anak-anak terluka.

Baca juga: Utusan AS untuk Yaman Kutuk Serangan Brutal Milisi Houthi Terhadap Warga Sipil

Baca juga: Warga Yaman Terkejut, Seorang Gadis Lima Tahun Tewas, Korban Serangan Rudal Houthi di Pompa Bensin

Dilansir ArabNews, Minggu (13/6/2021), serangan besar-besaran milisi Houthi yang didukung Iran untuk merebut provinsi yang kaya minyak dan gas dari pemerintah yang diakui secara internasional sejak Februari 2021.

Hal itu memicu kecaman luas karena provinsi tersebut telah bekerja sebagai tempat yang aman bagi puluhan ribu pengungsi internal. dari pertempuran sejak awal konflik.

“Pemboman oleh milisi Houthi terhadap warga sipil lingkungan merupakan pembunuhan sistematis terhadap warga sipil, pelanggaran hukum dan konvensi internasional," kata Al-Eryani.

Pada Sabtu (5/6/2021), sebuah rudal balistik yang ditembakkan oleh Houthi sedikitnya menewaskan 21 orang.

Termasuk seorang gadis berusia 5 tahun, dan melukai puluhan lainnya di kota yang dikuasai pemerintah.

Baca juga: Milisi Houthi Rudal Pompa Bensin di Marib, 17 Warga Yaman Tewas

Rudal itu menghantam sebuah pompa bensin di lingkungan Rawdha di pusat Marib.

Tak lama berselang sebuah pesawat tak berawak menghancurkan dua ambulans untuk memindahkan korban ke rumah sakit.

Sementara itu, duta besar Arab Saudi untuk Yaman mengatakan Kerajaan dan pandangan Arab terus bekerja dengan kedua pihak dalam Perjanjian Riyadh untuk mencapai perdamaian.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved