Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Polres Lhokseumawe Larang Nobar Euro 2020, Ini Sanksi Jika Melanggar

dipastikan tiap malam akan melakukan patroli guna memastikan tidak ada kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Euro 2020

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Polres Lhokseumawe bersama tim gabungan unsur TNI dan Satpol PP Kota Lhokseumawe, melakukan patroli guna memastikan tidak ada kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Euro 2020, Minggu (13/6/2021) dini hari 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Polres Lhokseumawe bersama tim gabungan unsur TNI dan Satpol  PP Kota Lhokseumawe, dipastikan tiap malam akan melakukan patroli guna memastikan tidak ada kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Euro 2020

Seperti yang dilakukan pada Minggu (13/6/2021) dini hari, tim gabungan melakukan patroli ke sejumlah kafe serta warung kopi (warkop) di seputaran Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH, melalui Kasubag Humas Salman Alfarisi SH MH mengatakan, kegiatan patroli tersebut dimulai pukul 01.30 WIB dengan sasaran warung-warung kopi atau kafe yang masih beroperasi dan menggelar nobar pertandingan Euro 2020.

Baca juga: VIDEO Christian Eriksen Kolaps, Tiba-tiba Terjatuh Ketika hendak Menerima Operan

"Hasil dari patroli ini, tim gabungan tidak mendapati warkop maupun kafe yang menggelar nobar.

Kita harapkan, pemilik usaha patuh dengan imbauan yang telah kita keluarkan sehingga tidak terjadi kerumunan," jelas Salman.

Sebelumnya, Polres Lhokseumawe telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat jangan menggelar nobar Euro 2020.

Hal ini demi menghindari kerumunan yang berpotensi penularan Covid-19. Masyarakat diminta untuk menonton kompetisi tersebut di rumah saja. 

Baca juga: Kembali Satu Kafe Disegel di Lhokseumawe

"Ingat di luar sana berbahaya jika tidak Prokes (protokol kesehatan) bisa menularkan atau tertular, serta bisa berujung maut. Sayangi keluarga dan Aceh sudah zona merah, kasus positif terus meningkat," tegas Salman. 

Salman menyampaikan, bagi masyarakat yang menyediakan dan menggelar nobar bakal mendapatkan sanksi denda hingga pidana yang diatur dalam undang -undang Kekarantinaan Kesehatan.

"Akan ditindak oleh satgas COVID-19 sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Hasil penelusuran Serambinews.com, pada Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, disebutkan, setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100 juta.(*)

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Minggu 13 Juni 2021, Berikut Rincian Harga Emas Per Gram

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved