Breaking News:

Zainul Arifin Koordinator Pungli di Tanjung Priok, Beli Sepatu Bola Rp 2,7 Juta dari Hasil Pungli

Setelah menangkap tujuh pelaku, kepolisi kembali melakukan penangkapan terhadap pria bernama Ahmad Zainul Arifin (39), Jumat (12/6/2021) malam.

Editor: Faisal Zamzami
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Konferensi pers pengungkapan pelaku pungli di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (10/6/2021). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kasus pungutan liar terhadap para sopir kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara menjadi sorotan.

Kepolisian pun bergerak cepat menangkap para pelakunya.

Setelah menangkap tujuh pelaku, kepolisi kembali melakukan penangkapan terhadap pria bernama Ahmad Zainul Arifin (39), Jumat (12/6/2021) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Wartakotalive.com, pelaku Zainul Arifin merupakan seorang karyawan outsourcing dari PT MTI.

"Atasan yang tujuh orang kemarin ditangkap," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Putu, Sabtu (12/6/2021).

Sebelumnya pada Kamis (10/6/2021) ada tujuh orang yang ditangkap tidak lama setelah sopir truk kontainer mengeluhkan soal pungutan liar kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Putu menambahkan, Zainul berperan memberi perintah kepada setiap operator crane untuk memilih truk mana saja yang boleh dibongkar muat terlebih dahulu.

"Yang bersangkutan tahu aktivitas para operator di bawah pengawasannya yang melakukan pungli dengan modus meletakkan kantong plastik atau botol air mineral," ujar Putu.

Sebagai atasan dari para operator, tersangka kerap mengambil uang sebesar Rp 100-150 ribu per hari dari hasil pungli.

Uang itu dipakai untuk keperluan pribadi seperti membeli sepatu bola.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved