Breaking News:

Internasional

Buat Sejarah, Partai Politik Arab Bergabung dengan Pemerintahan Baru Israel

Partai Politik Arab mencetak sejarah baru Palestina, seiring bergabung dengan pemerintahan baru Israel,

Editor: M Nur Pakar
AFP/Abir Sultan/Pool/Getty Images
Mansour Abbas, politisi Arab Israel dan pemimpin Partai Ra'am, dalam pertemuan di kediaman presiden Israel di Jerusalem pada 5 April 2021. 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Partai Politik Arab mencetak sejarah baru Palestina, seiring bergabung dengan pemerintahan baru Israel,

Mansour Abbas, pemimpin Partai Politik Arab telah mengusulkan untuk mengubah cara partai Arab berurusan dengan Partai Politik Yahudi di Israel.

“Saya katakan di sini dengan jelas dan terus terang, ketika pembentukan pemerintah baru ini didasarkan pada dukungan kami," kata Mansour, seperti dilansir ArabNews, Minggu (14/6/2021).

"Kami akan dapat mempengaruhinya dan mencapai hal-hal besar bagi masyarakat Arab kami,” harap Abbas .

Selama beberapa dekade, partai politik Arab Palestina tidak bergabung dengan pemerintah Israel.

Karena Israel terus mendukung pendudukan saudara-saudara Palestina mereka, menindas dan menyangkal hak-hak dasar.

Mereka dijauhkan dari koalisi kepemimpinan oleh ketakutan partai-partai Yahudi untuk bekerja sama dengan mereka.

Baca juga: Benjamin Netanyahu Terdepak, Pemerintahan Baru Israel Fokuskan Masalah Ekonomi dan Sosial

Seruan pragmatisme Mansour, berarti dia akan mendukung koalisi politik yang berkomitmen untuk memenuhi tuntutan mendesak dari minoritas Arab di Israel.

Salah satu tuntutan utama, menangani masalah kekerasan, pembongkaran rumah, perencanaan di desa-desa dan kota-kota Arab baru, pendidikan dan kesetaraan.

Pendekatan mansour ditolak oleh partai politik Palestina lainnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved