Breaking News:

Internasional

IRC Kutuk Serangan Rudal ke Rumah Sakit Terbesar di Afrin, Seluruh Fasilitas Perawatan Hancur

Komite Penyelamatan Internasional (IRC) pada Minggu (13/6/2021) mengutuk serangan rudal ke Kota Afrin di Suriah.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Anggota Dinas Pertahanan Sipil Suriah memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh serangan rudal di rumah sakit Al-Shifaa di Afrin, Suriah, Minggu (13/6/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Komite Penyelamatan Internasional (IRC) pada Minggu (13/6/2021) mengutuk serangan rudal ke Kota Afrin di Suriah.

Serangan itu membuat sebuah rumah sakit tidak berfungsi dan menewaskan warga sipil, termasuk staf medis.

Serangan pada Sabtu (12/6/2021) di kota utara yang dikuasai oposisi menewaskan sedikitnya 21 orang, sebagian besar di rumah sakit.

Hal itu berdasarkan laporan pemantau perang Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris.

"Kami mengutuk serangan mematikan di Rumah Sakit Al-Shifaa ini, salah satu fasilitas medis terbesar di Suriah utara," kata Direktur IRC Suriah, Wolfgang Gressmann.

Baca juga: Jet Tempur Suriah Bombardir Pemberontak di Idlib, 10 Orang Tewas

“Ini adalah serangan ke-11 terhadap layanan kesehatan yang telah tercatat sepanjang tahun ini," katanya.

"Menjadikan jumlah total serangan terverifikasi terhadap layanan kesehatan sejak Januari 2019 menjadi 124 unit.” tambahnya.

Dari 21 orang yang tewas, 17 adalah warga sipil, termasuk setidaknya 4 anggota staf rumah sakit, kata Observatorium dan menambahkan 23 orang juga terluka.

IRC mengatakan serangan itu benar-benar menghancurkan ruang gawat darurat dan ruang bersalin.

"Rumah sakit itu tidak dapat digunakan lagi," kata pernyataan itu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved