Breaking News:

Internasional

Netanyahu Siap Rusak Hubungan Israel-AS, Pemerintahan Baru Dipastikan Dapat Tekanan

Beberapa jam sebelum pemungutan suara untuk menggulingkannya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan ancaman.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato terakhir di Gedung Parlemen Israel, Knesset, Minggu (13/6/2021) malam. 

Dia juga membandingkan kebijakan Iran Biden dengan penolakan AS untuk mengebom kamp konsentrasi Auschwitz pada 1944.

Dia juga telah menolak tuntutan AS untuk membekukan pembangunan pemukiman dan menentang rencana Biden untuk membuka kembali konsulat AS di Jerusalem.

Khusus menangani hubungan dengan Palestina sebelum ditutup oleh Donald Trump.

Sekali lagi, dia mengklaim Bennett tidak memiliki status atau kredibilitas untuk mengambil sikap serupa.

Baca juga: Parlemen Israel, Knesset Setujui Koalisi Baru, Netanyahu Disingkirkan, Partai Likud Jadi Oposisi

Terlepas dari politik sayap kanan Bennett dan posisi garis keras dalam konflik Israel-Palestina, banyak pejabat senior dalam pemerintahan Biden akan senang melihat akhir masa jabatan Netanyahu.

Pemerintah baru selamat dari mosi tidak percaya dengan mayoritas tersempit, 60 banding 59 dengan satu abstain—dan Bennett dilantik sebagai perdana menteri.

Netanyahu bersumpah untuk menjatuhkan pemerintah berbahaya ini, jauh lebih cepat dari yang Anda kira.

Netanyahu menolak perbandingan Trump, menjanjikan transisi kekuasaan secara damai.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved