Breaking News:

Internasional

Pemilik Manchester Arena Dituntut Jutaan Poundsterling, Kasua Pemboman Konser Aktris Ariana Grande

Pemilik Manchester Arena akan menghadapi serangkaian tuntutan hukum jutaan poundsterling. Hal itu dilakukan oleh keluarga korban pemboman konser

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Polisi menutup lokasi pemboman konser aktris Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris pada 2017 lalu. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Pemilik Manchester Arena akan menghadapi serangkaian tuntutan hukum jutaan poundsterling.

Hal itu dilakukan oleh keluarga korban pemboman konser Ariana Grande di tempat tersebut pada 2017.

Dengan laporan penyelidikan tentang serangan itu akan dirilis minggu ini.

Sebanyak 22 orang, terutama wanita dan gadis muda tewas ketika Salman Abedi meledakkan bom di serambi arena, melukai ratusan lainnya.

Saudaranya Hashem kemudian dipenjara minimal 55 tahun karena perannya dalam mengatur serangan itu.

Baca juga: KTT G7 Digelar di Inggris, Bahas Krisis Iklim dan Pandemi

SMG Europe, pemilik arena, akan dikritik habis-habisan dalam laporan tersebut.

Direncanakan, laporan akan diterbitkan pada Kamis (17/6/2021).

Bersama dengan Polisi Transportasi Inggris, Polisi Greater Manchester dan Showsec.

Perusahaan yang menyediakan keamanan untuk konser tersebut.

Showsec juga kemungkinan akan menghadapi tuntutan hukum dari para penyintas dan keluarga korban atas kerugian yang cukup besar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved