Breaking News:

Internasional

Amerika Serikat Kutuk Serangan Drone Milisi Houthi, Hancurkan Satu Gedung Sekolah di Arab Saudi

Amerika Serikat, Senin (14/6/2021) mengutuk keras serangan drone atau pesawat tak berawak miisi Houthi yang merusak sebuah gedung sekolah di Arab Saud

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Sebuah sekolah rusak dihantam drone milisi Houthi di Asir, Arab Saudi, Minggu (13/6/2021). 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Amerika Serikat, Senin (14/6/2021) mengutuk keras serangan drone atau pesawat tak berawak miisi Houthi yang merusak sebuah gedung sekolah di Arab Saudi.

Drone bermuatan bahan peledak diluncurkan melintasi perbatasan dari Yaman.

Kemudian, menghantam sebuah sekolah di wilayah Asir, kata Pertahanan Sipil Saudi, Minggu.

"Serangan semacam itu dapat mengancam warga sipil, termasuk anak-anak sekolah," kata Biro Urusan Timur Dekat Departemen Luar Negeri AS.

"Kami bergabung dengan negara-negara lain dalam mengutuk serangan itu dan menyerukan kepada Houthi untuk berkomitmen pada gencatan senjata yang langgeng," ujarnya.

Baca juga: Drone Milisi Houthi Hantam Sekolah di Asir Tidak Ada Korban Jiwa

Baca juga: NegaraTeluk Kutuk Serangan Milisi Houthi di Sekolah Asir, Arab Saudi

Baca juga: Milisi Houthi Tak Pedulikan Nasib Warga Sipil Marib, 55 Rudal Ditembakkan, Ini Jumlah Korban

Sebelumnya, Duta Besar Prancis untuk Kerajaan menggambarkan serangan milsi Houthi sebagai tindakan brutal dan keterlaluan.

Komentar tersebut menyusul kecaman dari UEA, Bahrain, Parlemen Arab, dan Organisasi Kerjasama Islam.

Serangan itu terjadi ketika milisi yang didukung Iran terus menyerang Arab Saudi dengan drone.

Koalisi Arab Saudi, Senin (14/6/2021) mencegat dan menghancurkan drone berbahan peledak menuju Khamis Mushait.

Stasiun Al Arabiya TV melaporkan.pertahanan udara Arab Saudi berhasil meledakkan drone milisi Houthi di udara sebelum mencapai target.

Baca juga: Utusan AS untuk Yaman Kutuk Serangan Brutal Milisi Houthi Terhadap Warga Sipil

Koalisi mengatakan telah menggagalkan semua upaya Houthi yang bermusuhan yang ditujukan menargetkan warga sipil dan objek sipil.

Koalisi menambahkan akan mengambil semua tindakan operasional untuk melindungi warga sipil dari serangan semacam itu.

Sebelumnya, pada Minggu (13/6/2021), sebuah drone menghantam sebuah sekolah di Asir.

Tetapi, tidak ada korban jiwa, kecuali bangunan sekolah rusak.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved