Breaking News:

Berita Langsa

Begini Akhir Kasus IRT Meninggal Tersengat Kabel Listrik di Acara Pesta Pernikahan Tetangganya

kasus meninggal Marlina (35) warga Desa Paya Tampah Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Senin (14/6/2021) sekitar pukul 12.15 WIB, berakhir damai

Penulis: Zubir | Editor: Muhammad Hadi
Foto: Humas Polsek Birem Bayeun
Lokasi pentas musik keyboard tempat terjadinya insiden meninggal dunia IRT akibat tersengat listrik. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Kasus meninggalnya Ibu Rumah Tangga (IRT) Marlina (35) warga Desa Paya Tampah Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Senin (14/6/2021) sekitar pukul 12.15 WIB, berakhir damai. 

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Hadianto, SH, MH, kepada Serambinews.com, Selasa (15/6/2021), mengatakan, pasca insiden meninggalnya Marlina, warga Desa Paya Tampah, akibat tersengat kabel listrik.

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Birem Bayeun Polres Langsa telah memeriksa pemilik key board dan pemilik mesin genset, dimana lokasi acara pesta pernikahan tetangga almarhum Marlina.

Baca juga: Peserta Lulus SBMPTN di Unsam Langsa Sudah Bisa Mendaftar Ulang, Ini Berkas Harus Dipenuhi  

Sementara itu, jelas Kapolsek Birem Bayeun, suami korban Marlina dan adik kandung korban sudah menandatangani surat tidak keberatan atas meniggalnya IRT tersebut. 

"Suami dan adik kandung korban Marlina bersedia berdamai dan sudah menandatangani surat tidak keberatan. Intinya keluarga Marlina menerima musibah yang terjadi itu," pungkas Iptu Eko.

Sebelumnya diberitakan, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Marlina (35) warga Desa Paya Tampah Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Senin (14/6/2021) sekitar pukul 12.15 WIB dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat arus listrik.

Baca juga: Imum Syik Masjid Agung Bireuen Kosong

Informasi diperoleh Serambinews.com, korban tersengat kabel listrik di bawah panggung musik organ tunggal (key board) usai menyanyikan sebuah lagu pada acara pesta pernikahan di rumah tetangganya.

Saat itu setelah menyumbangkan sebuah lagu korban IRT ini turun dari panggung (pentas) tanpa menggunakan alas kaki, dan korban tanpa sengaja menginjak kabel listrik yang berada bagian tanah.

Akibat terinjak kabel yang diduga rusak (kabel telanjang) korban Marlina langsung terpental.

Baca juga: Anda Lulus SBMPTN di UTU? Ini Tahapan Berikutnya

Karena posisi kabel listrik digunakan alat key board itu di tanah ada airnya sebab daerah itu baru saja turun hujan. 

Dengan kondisi sudah tidak sadarkan diri, saat itu juga oleh warga korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cut Meutia PTPN I Langsa yang berada sekitar belasan kilometer dari desa itu. 

Sementara petugas medis rumah sakit tersebut yang melakukan kondisi korban menyatakan bahwa korban Marlina sudah meninggal dunia.(*)

Baca juga: Nasib Sopir Truk Kontainer di Tanjung Priok, Dipalak Preman, Karyawan Depo Hingga Dimarahi Istri

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved