Breaking News:

Hasil Tes DNA Pria di RSJ Banda Aceh Bukan Asep, Tidak Cocok dengan DNA Keluarga, Akurat 99 Persen

"Dari pemeriksaan pada garis keturunan ayah dan ibu, tidak ada kecocokan. Jadi, berdasarkan uji DNA, pria itu bukan terduga Asep," kata Legowo

Penulis: Faisal Zamzami | Editor: Faisal Zamzami
Kolase Serambinews.com
Pembaca setia Serambinews.com, berikut ini kami rangkumkan untuk Anda, berita populer khusus kanal NEWS dalam seminggu terakhir. Terhitung mulai tanggal 15 sampai dengan 21 Maret 2021. 

SERAMBINEWS.COM - Identitas pasien rumah sakit jiwa (RSJ) yang diduga merupakan anggota brimob Bharaka Asep yang hilang pada saat tragedi tsunami Aceh 2004 mulai menemukan titik terang.

Hasil tes DNA terhadap pria diduga merupakan Bharaka Asep seorang pasien di Rumah Sakit Jiwa Zainal Abidin Banda Aceh, sudah keluar.

Selama ini, pasien tersebut diduga kuat sebagai Ajun Brigadir Polisi (Abrip) Asep, anggota Polri yang dinyatakan hilang setelah tsunami di Aceh pada 2004 lalu.

Meski demikian, dugaan tersebut tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan.

Ternyata hasil tes DNA pasien dan keluarga Asep yang berada di Lampung dinyatakan tidak cocok.

Tiga anggota keluarga terduga Ajun Brigadir (Abrip) Asep menjadi sampel untuk pencocokan DNA.

Pencocokan DNA tersebut dilakukan untuk memastikan pria yang ditemukan di salah satu rumah sakit jiwa di Aceh itu benar Abrip Asep seperti kabar yang beredar.

Hasil tes DNA itu telah disampaikan kepada keluarga Asep di Desa I, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Sebelumnya diberitakan, Asep yang merupakan anggota Brimob dinyatakan hilang saat tsunami di Aceh 2004.

Ketika itu Asep berpangkat ajun brigadir polisi (Abrip).

Belasan tahun tak ada kabar, Asep pun dianggap telah meninggal dunia hingga keluarga di Lampung menggelar upacara kematian.

Asep juga telah mendapatkan kenaikan pangkat anumerta.

Dikutip Serambinews.com dari Kompas.com, Kepala Sub Bidang Kedokteran Polisi (Kasubiddokpol) Biddokes Polda Lampung AKBP Legowo Hamijaya membenarkan bahwa pihaknya sudah menyerahkan hasil tes DNA kepada keluarga  Asep.

Menurut Legowo, setelah dua bulan menunggu hasil tes, diketahui bahwa DNA pria terduga Ajun Brigadir Asep itu tidak memiliki kecocokan dengan DNA keluarga di Lampung.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved