Breaking News:

Berita Pidie

Soal Penertiban Pantai Pelangi Sigli, Pemkab Pidie Dinilai tak menghargai MPU

Meski Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Pidie telah lama menyurati bupati, terkait penertiban Pantai Pelangi Sigli

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR
Wakil Ketua MPU Pidie, Tgk Ilyas Abdullah, memperlihatkan surat ditunjukan kepada Forkopimda untuk penertiban Pantai Pelangi Sigli. 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Meski Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Pidie telah lama menyurati bupati, terkait penertiban Pantai Pelangi Sigli.

Namun, surat MPU itu tidak pernah ditindaklanjuti Pemkab Pidie.

Aksi maksiat di pantai depan Pendopo Bupati Pidie terus terjadi seiring waktu.

Sehingga warga yang bermukim di dekat pantai tersebut tidak tahan lagi dengan dosa dipertontonkan pasangan bukan mahram.

Baca juga: Sampai Malam Ini, Satu Pria yang Tenggelam di Laut Lhokseumawe Belum Ditemukan

Rasa marah warga dilampiaskan kepada Pemkab, bahwa jika tidak ditertibkan maksiat di Pantai Pelangi

Maka Pemkab membangun saja tempat pelacuran di Pantai Pelangi Sigli.

"Kami telah berulangkali menyurati Forkopimda, agar ditertibkan Pantai Pelangi Sigli, tapi surat MPU Pidie tak pernah dihargai Pemkab," tegas Sekretaris MPU Pidie, Drs Tgk H Ilyas Abdullah, kepada Serambinews.com, Rabu (16/6/2021).

Ia menjelaskan, Pantai Pelangi Sigli telah divonis warga sebagai zona maksiat.

Ini seiring warga di Kuala Pidie, Kecamatan Kota Sigli kerap menemukan hampir tiap hari perbuatan maksiat dilakukan muda mudi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved