Berita Lhokseumawe
Lagi, Polisi Bubarkan Nobar Piala EURO di Lhokseumawe
"Di kawasan inilah tim gabungan menemukan sebuah warkop yang menyelenggarakan nobar lengkap dengan layar lebar," ujarnya.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
"Di kawasan inilah tim gabungan menemukan sebuah warkop yang menyelenggarakan nobar lengkap dengan layar lebar," ujarnya.
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COMz LHOKSEUMAWE - Polres Lhokseumawe bersama tim gabungan Operasi Yustisi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kembali membubarkan nonton bareng (Nobar) piala UERO di kawasan Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (16/6/2021) malam.
Sebelumnya, yakni pada Rabu dini hari, tim gabungan juga telah membubarkan Nobar Piala UERO di sebuah warkop kawasan Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH, melalui Kasubag Humas Salman Alfarisi SH MH, Kamis (17/6/2021), menjelaskan, awalnya tim gabungan melakukan apel di halaman Masjid Islamic Center.
Selanjutnya melakukan patroli ke sejumlah titik, termasuk ke Waduk Lhokseumawe dan kawasan KP3, sambil terus memberikan imbauan terkait PPKM untuk masyarakat dan pemilik usaha.
Kemudian, patroli dilanjutkan ke arah Hagu Barat Laut.
"Di kawasan inilah tim gabungan menemukan sebuah warkop yang menyelenggarakan nobar lengkap dengan layar lebar," ujarnya.
Baca juga: Berjiwa Sosial Tinggi, Agnez Mo Dirikan Klinik dan Beri Vaksin Covid-19 dan Makanan Secara Gratis
Selanjutnya, kata Salman, petugas gabungan memanggil pemilik warkop untuk menghentikan nobar.
Selain itu, personel juga melakukan swab antigen terhadap empat pengunjung.
"Hasilnya, negatif. Kemudian, pengunjung diminta pulang ke rumah masing-masing," jelasnya.
Sebelumnya, tambah Salman, tim gabungan juga memergoki satu warung di kawasan stadion yang masih beraktivitas melewati pukul 22.00 WIB.
"Di sini ada dua orang diswab antigen, hasilnya juga negatif," pungkas Kasubag Humas.
Seperti diketahui, Polres Lhokseumawe telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat jangan menggelar nobar EURO, hal ini demi menghindari kerumunan yang berpotensi penularan Covid-19.
Masyarakat diminta untuk menonton kompetisi tersebut di rumah.
"Ingat di luar sana berbahaya jika tidak Protkes. Bisa menularkan atau tertular serta bisa berujung maut. Sayangi keluarga. Aceh sudah zona merah, kasus positif terus meningkat," imbau Salman.
Salman menambahkan, bagi masyarakat yang menyediakan dan menggelar nobar, bakal mendapatkan sanksi berupa teguran sampai dengan pencabutan izin dan bisa juga pidana, yaitu UU (Undang-Undang) Kekarantinaan Kesehatan dan UU Kesehatan.(*)
Baca juga: Jejak Jokowi di Bener Meriah Saat Kerja di PT KKA, Bangun Rumah Karyawan dan Tempat Pengajian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/polres-lhokseumawe-bersama-tim-gabungan-membubarkan-nonton-bareng-nobar-piala-uero.jpg)