Breaking News:

Pemkab Bireuen Bina 274 Kelompok Informasi Masyarakat

Pemkab Bireuen melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian membina Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)/Kelompok Informasi Gampong

Editor: bakri
hand over dokumen pribadi
M Zubair 

BIREUEN – Pemkab Bireuen melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian membina Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)/Kelompok Informasi Gampong (KIG). Kedua kelompok itu sudah terbentuk sejak dua tahun terakhir di kabupaten itu.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Bireuen,  M Zubair SH MH mengatakan, di Bireuen saat ini sudah terbentuk 274 KIM/KIG dari 609 gampong yang ada. Disebutkan,  peningkatan jumlah KIM/KIG  adalah upaya dari Diskominsa melakukan sosialisasi ke kecamatan. Di mana mereka menjelaskan betapa pentingnya pembentukan KIM/KIG dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus dilakukan penyerahan akun website gampong.id.

Website gampong akan digunakan untuk pelaksanaan aktivitas KIM/KIG  di gampong masing-masing. Jumlah KIM/KIG  Bireuen adalah yang terbanyak di Aceh saat ini. Diharapkan akan dapat aktif melaksanakan aktivitas untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat gampong.

Pembinaan  KIM/KIG yang dilaksanakan oleh Diskominsa  Bireuen dibantu oleh Al Fajrian ABSE  MM  selaku Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik, dan  Zainal Mahyar selaku senior trainer  SIAT-DEV Diskominsa Aceh.

Tahun ini, kata Zubair, sasaran pembinaan  terhadap 90 gampong berdasarkan evaluasi website gampong.id yang aktif, kurang aktif dan tidak aktif. Pemilihan tiga jenis aktivitas website gampong.id untuk memacu gampong yang sudah aktif agar lebih bagus lagi. Bagi yang sudah aktif bisa lebih aktif lagi, sementara yang kurang aktif bisa lebih aktif lagi. Sedangkan yang tidak aktif bisa dapat aktif. Pembinaan yang dilakukan Pemkab Bireuen untuk memberdayakan  dan memperkuat kapasitas KIM/KIG tersebut disambut baik oleh semua gampong, serta meminta untuk mendapat bimbingan teknis pada bidang tertentu. “Diskominsa  Bireuen pada tahun depan akan  melibatkan dinas teknis untuk  mendampingi KIM/KIG agar dapat menjalankan aktivitas dengan sempurna,” katanya.

Zubair mengharapkan KIM/KIG dapat berperan sebagai mitra pemerintah dalam menyebarkan informasi di gampong masing-masing. Kecuali itu, bisa menyampaikan aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah daerah sehingga dengan terbentuknya KIM/KIG akses informasi yang sesuai dengan kebutuhan. “Semua produk yang dihasilkan masyarakat gampong serta objek wisata yang ada dapat terpublikasi, dan terpasarkan dengan baik,” pungkasnya.(yus)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved