Breaking News:

Berita Aceh Besar

Petani Aceh Besar Mulai Turun ke Sawah

Gabah di Aceh Besar selalu surplus dengan hasil 7,2 ton per hektare, sehingga mampu menyuplai ke wilayah kabupaten lain.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Petani di Gampong Blang Raya, Kecamatan Simpang Tiga Aceh Besar, sedang mensemai benih padi pada musim tanam MT Gadu 2021, Kamis (17/6/2021) 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Kerja keras petani sawah di Aceh Besar menjadikan kabupaten tersebut selalu surplus gabah, hingga mampu memenuhi kebutuhan daerah sekitarnya seperti Banda Aceh, Sabang hingga Aceh Jaya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Besar Maward Ali dalam keterangan tertulisnya melalui media center Pemkab setempat yang diterima Serambinews.com. Kamis (17/6/2021).

"Alhamdulillah, kerja keras petani membuat hasil gabah selalu surplus dengan hasil 7,2 ton per hektare, hingga mampu menyuplai ke wilayah kabupaten lain di sekitar Aceh Besar," ungkap Mawardi Ali.

Luas wilayah Aceh Besar 3000 km2 terdiri dari 604 desa di 23 Kecamatan, dengan luas area pertanian di Aceh Besar khususnya untuk tanaman padi mencapai 29.000 hektare yang mampu mengairi 15.000 hektare dan selebihnya tanaman padi tadah hujan.

"Berdasarkan jadwal musim tanam MT Gadu 2021, pertengahan bulan Juni 2021 ini telah masuk pada musim tanam. Sehingga terlihat para petani sudah mulai menyiapkan benih untuk ditanam," ujarnya.

Bupati Mawardi Ali menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan petani bertarung sendiri, sehingga agenda pertanian menjadi agenda Pemerintah.

Baca juga: Dramatis, Sopir Meninggal Terjepit Truk di PLTU 3-4, Rekannya Patah Tangan Saat Berupaya Menolong

Baca juga: Polwan LA Sudah Urus 28 Orang, Masih Berpangkat Bripka Sudah Berani Jadi Calo Masuk Polisi

Baca juga: Dana Pendidikan 3,5 Triliun, Sudah Seharusnya Pendidikan di Aceh Menjadi yang Terbaik

Baca juga: Kisah Pilu Ibu, Tiga Kali Hamil dan Melahirkan, Ketiga Bayi Meninggal Dalam Dekapan

Walaupun agak sedikit terlambat, namun telah kita jadwalkan musim semai benih pada Mei 2021, penanamam telah mulai dilakukan. " Panen raya diperkirakan pada Oktober 2021," jelasnya.

Area tanam MT Gadu dilakukan pada area tanam yang bersumber air dari irigasi Krueng Aceh, irigasi Krueng jreu, irigasi desa dan yang menggunakan sistim pompanisasi.

Menurut Bupati, ada enam masa tahapan yang dilalui pada MT Gadu Meugo Reuweung yang merupakan agenda rutin pertanian antara lain adalah gotong royong, masa pelepasan air, masa pembajakan tanah, masa semai benih, musim tanam dan musim panen.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved