Diksar PMI
30 Relawan Pemula PMI Kota Langsa Dilatih Cara Penanggulangan Covid-19
Setelah mengikuti Diklatsar, Relawan PMI diminta bisa langsung action kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi, seperti bencana atau kegiat
Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Zubir I Langsa
SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Sebanyak 30 relawan pemula Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa, sejak Jumat (18/6/2021) hingga tanggal 26 Juni mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Dasar (Diklatsar) Korps Relawan.
Diklatsar dibuka Wakil Wali Kota Langsa, Dr H Marzuki Hamid MM, dihadiri Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf SE, Ketua PMI Kota Langsa, Ir Sayid Abdurrahman MM, Wakil Ketua, Ngatiman SE, Kepala UUD PMI Kota Langsa, dr Hj Dahniar M.Kes, dan lainnya.
Wakil Wali Kota, Dr. H. Marzuki Hamid, MM, menyampaikan, Diklatsar ini sangat penting bagi para relawan PMI dimana saat ini juga sedang adanya pandemi Covid-19.
Setelah mengikuti Diklatsar, Relawan PMI diminta bisa langsung action kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi, seperti bencana atau kegiatan kemanusiaan lainnya.
Kemudian disamping itu, UDD yang berada dibawah naungan PMI Kota Langsa juga diharapkan dapat terus melakukan jemput bola untuk mendapatkan darah.
• VIDEO - Detik-detik Sebuah Mobil Terseret Banjir di Turki
• Polda Aceh Perintah Seluruh Polsek dan Polres Tumpaskan Aksi Premanisme
Selain itu, setiap adanya rencana dobir darah ke depannya PMI agar memberitahukan melalui surat, dimana nanti Pemko Langsa akan menindaklanjutinya dan langsung memfollow up agar lini sektor cepat mengakomodir.
"PMI merupakan mitra kerja pemerintah daerah, dan Pemko Langsa menganggap PMI sebagai lembaga penting yang bergerak di bidang kemanusiaan," papar Wakil Wali Kota.
Ketua PMI Kota Langsa, Ir Sayid Abdurrahman MM, menyebutkan, melalui program kerja tahun 2021, perlu melaksanakan Diklatsar KSR-PMI Kota Langsa yang akan
diarahkan kepada peningkatan pengetahuan.
Sikap, dan ketrampilan kepalangmerahan, serta pengembangan organisasi PMI yang merupakan bagian dari proses perekrutan, pembinaan dan
pengkaderan relawan PMI.
Kemudian, jelas Said, mengingat kinin sedang adanya pandemi Covid-19, serta arahan Wali Kota Langsa dan tindak lanjut arahan Ketua PMI Aceh agar PMI Kota Langsa mempersiapkan relawan siaga Covid-19.
Maka Diklatsar PMI Kota Langsa yang dikhususkan kepada Relawan pemula kali ini juga akan diarahkan untuk peningakatan respon Covid-19.
"30 relawan baru atau pemula PMI ini akan mengikuti Diklatsar PMI Kota Langsa Selama 8 hari penuh sejak tanggal 18 hingga 26 Juni 2021 mendatang," rincinya.
Sementara itu, timpal Said, materi yang akan diberikan dalam Diklatsar ini meliputi orientasi kepalangmerahan, gerakan palang merah dan Bulan Sabit Merah.
Lalu, manajemen dan kode etik relawan, penanggulangan bencana, hingga pengetahuan dan penanggulangan Covid-19.
Pelatihan akan melibatkan instruktur dan fasilitator yang berpengalaman baik yang berasal dari PMI Aceh dan dari Kota Langsa.
Menyangkut UDD PMI Kota Langsa, Said menerangkan bahwa UDD PMI saat ini terus konsen terhadap keterbutuhan darah terutama dalam memenuhi penderita Thalasemia yang ada di wilayah Langsa.
Bahkak sejauh ini ada pergerakan grafik peningkatan para pendonor darah, dan itu sudah menjadi trend hidup sehat masyarakat Kota Langsa.
Hal ini juga dibantu dengan adanya support dan sumbangsih Wali Kota Langsa dalam memberikan souvernir paket sembako pada bulan Ramadhan bagi pendonor.
Bahkan ke depan Walik Kota juga akan memberikan hibah asset tanah dan bangunan yang diperuntukan sebagai operasional UDD PMI Kota Langsa.
"Kami PMI Kota Langsa mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu berbagai kegiatan PMI ," imbuhnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gfdfghkhjhh.jpg)