Breaking News:

Inggris vs Skotlandia, Rivalitas Tertua di Dunia

TIMNAS Inggris dan Skotlandia adalah dua tim yang memiliki rivalitas tertua dalam sejarah sepak bola di dunia

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM

TIMNAS Inggris dan Skotlandia adalah dua tim yang memiliki rivalitas tertua dalam sejarah sepak bola di dunia. Mereka akan melakoni duel Ke-115 dalam perseteruan kedua tim yang sudah berlangsung selama 149 tahun. Pertandingan besar itu akan tersaji di laga penyisihan kedua grup D Euro 2020 saat timnas Inggris menjamu Skotlandia di Stadion Wembley, London, Sabtu (19/6/2021) malam WIB.

Rivalitas Inggris dan Skotlandia berlangsung sejak 30 November 1872 saat mereka melakoni duel pertamanya yang berakhir 0-0. Pertemuan terakhir mereka sebelum laga ini terjadi pada kualifikasi Piala Dunia 2018 yang berakhir 2-2. Pada laga itu, Harry Kane menjadi pahlawan yang menyelamatkan Inggris dari kekalahan dengan golnya pada masa injury time.

Dalam 114 pertemuan tersebut, Inggris sudah memenangkan 48 pertandingan. Sementara Skotlandia menang dalam 41 pertandingan. Sedangkan sisanya, kedua tim bermain imbang dalam 25 pertandingan.

Sebelum laga, striker Inggris, Harry Kane, mengaku sudah mempelajari kelemahan Skotlandia. Salah satunya, gaya permainan kiper Skotlandia, David Marshall.  Kebiasaan Marshall adalah selalu maju ke depan pada saat timnya sedang menyerang. Sehingga, gawangnya akan rawan dibobol jika ada serangan balik secara tiba-tiba.

Seperti yang terjadi dengan gol kedua saat timnas Republik Ceko menang 2-0 atas Skotlandia. Patrick Schick bisa leluasa mencetak gol dari jarak sekitar 44 meter. Untuk sementara, gol itu merupakan gol yang dicetak lewat tendangan terjauh dalam sejarah Piala Eropa. Gol itu menjadi insprasi bagi Kane untuk melakukan hal serupa jika dia mendapat kesempatan yang sama.

“Itu (gol) luar biasa,” kata Kane dikutip express. “Melihat kiper keluar dari kotak penalti adalah satu hal, tapi kemudian striker bisa memasukkan bola ke gawang adalah hal lain. Itu mungkin akan menjadi gol terbaik dalam turnamen ini, itu akan sulit untuk dikalahkan. Tapi, sesekali saya akan mencari kesempatan itu," kata Kane.

Sementara itu, kapten Skotlandia yang juga bek kiri Liverpool, Andrew Robertson, merasa timnasnya pantas mendapatkan sikap respek dari pendukung Inggris. Skotlandia bertemu Inggris lagi sejak bermain imbang 2-2 di kualifikasi Piala Dunia 2017 lalu. Mereka butuh hasil positif di Wembley.

Robertson akan tampil ke-47 untuk timnas Skotlandia. “Saya pikir kami mungkin lebih dihormati sekarang karena kami lolos ke turnamen dan melewati banyak pertandingan tanpa terkalahkan. Tapi, kami masih belum dihormati secara semestinya,” kata Robertson kepada Sky.“Jadi, kesempatan untuk bermain melawan mereka adalah kesempatan untuk menunjukkan kepada orang-orang yang meragukan sepak bola Skotlandia. Kami telah melakukannya pada tahun 2017. Kami memberi mereka permainan yang sulit dan kami perlu melakukannya lagi di Inggris,” katanya.

Pertandingan ini cukup spesial dari pertemuan kedua tim lainnya. Ini adalah pertemuan mereka yang pertama di turnamen besar sejak 1996 lalu. Inggris yang sudah menang atas Kroasia pada laga pertama berpeluang untuk memastikan diri lolos fase 'knock out' seandainya mereka menang dalam pertandingan ini. Sedangkan bagi Skotlandia yang kalah pada laga pertama melawan Republik Ceko, harus memenangkan pertandingan ini jika ingin mempertahankan harapan lolos ke babak selanjutnya.

Di klasemen sementara grup D, Republik Ceko menempati peringkat teratas. Disusul Inggris yang berada di peringkat kedua. Kroasia dan Skotlandia masing-masing menempati peringkat tiga dan empat. Inggris mengawali Euro 2020 dengan kemenangan atas Kroasia. Mereka mengalahkan finalis Piala Dunia 2018 itu dengan skor 1-0.

Hebatnya, itu pertama kali Inggris memenangkan pertandingan pertama di Kejuaraan Eropa. Kemenangan tersebut juga berarti rekor tak terkalahkan Inggris kini menjadi tujuh pertandingan, dan mereka diperkirakan akan menjaga momentum itu dalam pertemuan malam nanti.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate, kemungkinan akan tetap dengan 11 pemain yang sama dari daftar pemain yang mengalahkan Kroasia. Harry Maguire sudah menyatakan dirinya fit dan siap bermain untuk Inggris melawan Skotlandia. Pemain berusia 28 tahun itu tidak pernah bermain sejak cedera pergelangan kaki saat Manchester United menang 3-1 di Aston Villa pada 9 Mei lalu. (tribun network/mba)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved