Breaking News:

Berita Banda Aceh

Masih Ada Warga di Aceh Tolak Uang Rp 75 Ribu Sebagai Alat Transaksi, Ini Aturan dan Hukumnya

Hal ini ditemui oleh Serambinews.com, Jumat (18/6/2021) pada salah satu warkop yang berlokasi di Banda Aceh.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
Uang Rp 75 Ribu 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Uang nominal Rp 75 ribu diperkenalkan untuk memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-75 tahun bertepatan pada 17 Agustus 2020.

Namun, meskipun telah beberapa bulan berjalan, sampai hari ini, Jumat (18/6/2021) ternyata masih ada beberapa penjual yang masih menolak menerima uang Rp 75 Ribu sebagai alat transaksi.

Hal ini ditemui oleh Serambinews.com, Jumat (18/6/2021) pada salah satu warkop yang berlokasi di Banda Aceh.

Seusai menikmati segelas kopi dan melakukan pembayaran, uang Rp 75 Ribu langsung ditolak oleh penyedia kopi.

Menurutnya, uang tersebut tidak bisa untuk membayar kopi maupun makanan lainnya alias "tidak laku".

Baca juga: Bansos Tunai Rp 300 Ribu untuk Bulan Juni 2021 Cair, Cek Nama Penerima di cekbansos.kemensos.go.id

Sesaat kemudian Serambinews.com bertanya, mengapa uang tersebut tidak diterima sedangkan uang yang digunakan asli dan sah, apalagi negara telah menjamin uang itu bisa dipakai sebagai alat transaksi.

Namun, penyedia kopi tidak merincikan secara jelas alasan ia menolak uang Rp 75 ribu sebagai alat transaksi.

Jika dilihat, alat transaksi dengan menggunakan uang Rp 75 ribu memang masih kurang dipergunakan masyarakat khususnya di Aceh. 

Hasil observasi, pada tempat jual beli dan tempat-tempat yang melibatkan transaksi, masih kurang banyak peredaran uang Rp 75 ribu di Aceh.

Sehingga, secara tidak langsung beberapa penjual menganggap uang Rp 75 ribu di Aceh belum bisa dipakai untuk transaksi.

Baca juga: BI Buka Penukaran Uang Rp 75 Ribu Secara Kolektif

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved