Breaking News:

Oknum TNI AL Aniaya Warga hingga Tewas, Pelaku Terancam Dipecat

Ancaman maksimalnya hingga 10 tahun dan biasanya jika ancaman mencapai 10 tahun, maka prajurit tersebut akan dipecat dari TNI AL.

Editor: Faisal Zamzami
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal), Laksamana Muda (Laksda) TNI Nazali Lempo, mengungkapkan enam pelaku penganiayaan dua orang warga di Purwakarta, Jawa Barat terancam dipecat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Nazali dalam konferensi pers bersama Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, di Puspomal, Jakarta, Jumat (18/6/2021) pagi.

Nazali menuturkan proses hukuman masih menunggu keputusan sidang di pengadilan.

Namun pelaku sudah dikenakan pasal penganiayaan berat hingga menghilangkan nyawa orang lain.

Ancaman maksimalnya hingga 10 tahun dan biasanya jika ancaman mencapai 10 tahun, maka prajurit tersebut akan dipecat dari TNI AL.

"Terus untuk proses hukumannya, nanti kita menunggu keputusan sidang di pengadilan".

"Tapi pasalnya udah kita terapkan, yaitu penganiayaan berat sampai menghilangkan nyawa orang lain."

"Ancamannya maksimal 10 tahun. Karena ancamannya sampai 10 tahun, biasanya prajurit tersebut dipecat dari TNI Angkatan Laut," kata Nazali, dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Jumat (18/6/2021).

S
Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal), Laksamana Muda (Laksda) TNI Nazali Lempo (KompasTV)

Berawal dari Kehilangan Mobil

Nazali mengungkapkan, kasus penganiayaan tersebut berawal dari seorang anggota TNI AL yang mempunyai pacar.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved