Breaking News:

Euro 2020

Yussuf Poulsen, Putra Pelaut Muslim Pencetak Gol Pertama dalam Laga Denmark Vs Belgia di Euro 2020

Laga Denmark Vs Belgia diwarnai dengan penghormatan untuk Christian Eriksen yang kolaps saat melawan timnas Finlandia pada 12 Juni lalu.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
Instagram/yussufyurarypoulsen
Yussuf Poulsen, pemain timnas Denmark dan RB Leipzig. 

Sebelum Piala Dunia 2018, hanya segelintir pecinta bola yang mengenal pemuda yang pada Piala Dunia 3 tahun lalu itu masih berusia 24 tahun.

Saat ini, Yussuf Poulsen yang lahir Copenhagen, Denmark tanggal 15 Juni 1994 telah berumur 27 tahun.

Dilansir Serambinews.com dari berbagai sumber, perjalanan hidup Poulsen cukup berliku.

Dia merupakan putra dari pria Tanzania yang berprofesi sebagai pelaut.

Sementara ibunya adalah wanita asli Denmark.

Ayah Poulsen diketahui beragama Islam sehingga anaknya ini memiliki nama depan Yussuf.

Namun Poulsen sendiri tak pernah secara terbuka mengungkapkan agama yang dianutnya.

Ayah Poulsen bekerja di kapal kontainer yang kerap bolak-balik Muhenza dan Denmark sebelum akhirnya menetap di Kopenhagen.

Poulsen kehilangan ayahnya ketika dia baru berusia enam tahun.

Ayah Poulsen yang bekerja sebagai pelaut di kapal kontainer meninggal dunia karena sakit kanker.

Meski meninggalkan Poulsen di usia belia, sang ayah meninggalkan bakat sepakbola kepada anaknya.

Baca juga: VIDEO - Umat Muslim di Berbagai Negara Mengejar Malam Lailatul Qadar, dari Denmark Hingga Palestina

Dalam sebuah kesempatan pada tahun 2015 lalu, Poulsen secara terbuka mengakui bahwa dia pertama kali mengenal permainan sepakbola dari ayahnya.

Karenanya, untuk menghormati jasa besar ayahnya, Poulsen memilih mengganti nama di kaos tandingnya menjadi Yurary.

Karena ayahnya berasal dari Tanzania, Poulsen sebenarnya juga bisa memperkuat negara Afrika tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved