Breaking News:

Delapan Warga Sigli Diamankan

Satuan Reskrim Polres Pidie menangkap delapan tukang parkir yang beraktivitas di seputaran Kota Sigli dan sekitarnya

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian 

SIGLI - Satuan Reskrim Polres Pidie menangkap delapan tukang parkir yang beraktivitas di seputaran Kota Sigli dan sekitarnya, Kamis (17/6/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Penangkapan itu diduga melakukan pemungutan liar (pungli) lantaran identitas oknum juru parkir itu tidak terdata pada Dinas Perhubungan (Dishub) Pidie.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra MH kepada Serambi, Jumat (18/6/2021), mengatakan,  Satuan Reskrim Polres Pidie melakukan penindakan terhadap aksi premanisme dan pungli yang dilakukan delapan juru parkir yang beroperasi.

Penangkapan kedelapan juru parkir liar itu, lantaran nama mereka tidak terdata di Dinas Perhubungan Pidie. Ia menyebutkan, kedelapan juru parkir yang diamankan itu terdiri dari tujuh lelaki dan satu wanita. Mereka terdiri dari SD (48) nelayan, dan AS (41) buruh lepas, IW (49), pedagang, AF (40), SR (37), DW (38), dan satu wanita berinisial NL (59). Ketujuh warga itu tercatat asal Kecamatan Kota Sigli. Berikutnya MS (56) petani warga Gampong U, Kecamatan Indrajaya, Pidie.

" Kedelapan juru parkir liar itu langsung kita gelandang ke Mapolres Pidie, bersama dengan barang-bukti uang hasil pembayaran parkir kendaraan," jelasnya.

Ia menyebutkan, barang bukti yang diamankan uang Rp 219.000. Adalah dari SD Rp 64.000, MS Rp 28.000, AF Rp 13.000, DW Rp Rp 12.000, AS Rp 83.000, dan NL Rp 19.000. Kedelapan juru parkir itu ditangkap di objek wisata Panta Pelangi Sigli, depan warkop Cek Min, depan pasar swalayan jalan Iskandar Muda Alun-alun Sigli, dan depan Pendopo Bupati Pidie..

Ia menyebutkan, parkir kendaraan itu dikelola Dinas Perhubungan Pidie melalui pihak ketiga. Namun, hasil pengecekan polisi bahwa mereka tidak menyetor kepada pihak ketiga. Saat diamankan, ternyata dua orang masih memakai baju parkir. "Juru parkir yang kita tangkap itu mengaku uang hasil parkir disetor ke pihak ketiga. Waktu kita  cek kembali, ternyata tidak disetor," jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Ferdian Chandra mengungkapkan, kedelapan juru parkir yang diamankan itu akan dibina. Kecuali itu,  mereka akan menandatangani surat  pernyataan supaya tidak mengulangi perbuatan yang sama. "Delapan juru parkir itu tidak kita tahan, meski sempat dibawa ke Mapolres Pidie," jelasnya. 

Ia menambahkan, pemertiban pungli adalah STR KAPOLRI NOMOR: STR/ 463/VI/PAM.3.2/2021 tanggal 11 Juni 2021, tentang Penanganan Aksi Premanisme dan pungli dan TR KAPOLDA ACEH NOMOR:TR/197/VI/ PAM.3.2 /2021 tanggal 14 Juni 2021, tentang penanganan aksi premanisme dan giat pungli.(naz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved