Breaking News:

Pemain Liga Indonesia Wajib Vaksin, Klub Harus Lampirkan Bukti Saat Mendaftar

Bagi pemain Indonesia yang akan bertanding di kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 tahun 2021 wajib divaksin

Editor: bakri
ANTARA / IRWANSYAH PUTRA
Penyerang Persiraja Banda Aceh, Paulo Henrique (tengah) berebut bola dengan pemain tim PON Aceh saat uji tanding di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Aceh, Rabu (16/6/2021). Tim Persiraja Banda Aceh kembali meningkatkan latihan untuk lanjutan liga I PSSI dan Tim PON Aceh juga memperkuat strategi untuk persiapan PON XX Papua. 

JAKARTA - Bagi pemain Indonesia yang akan bertanding di kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 tahun 2021 wajib divaksin. Sebab, saat  akan mendaftar sebelum kompetisi bergulir, klub wajib mengisi kolom bahwa pemain sudah atau belum divaksin.

Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno mengatakan, pihaknya akan segera mengajukan vaksin Covid-19 untuk pemain yang belum mendapatkan vaksinasi.

PT LIB berhasil mengadakan vaksinasi Covid-19 untuk peserta Liga 1 yang turun di turnamen Piala Menpora 2021. Namun, untuk menggelar Liga 1 dan Liga 2 ini PT LIB bakal kembali membutuhkan vaksin Covid-19.

Hal ini lantaran tak semua peserta Liga 1 dan Liga 2 sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Oleh karena itu, agar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dapat bergulir dengan lancar, maka PT LIB mengharapkan vaksinasi untuk pemain bisa diberikan.

Sudjarno mengaku, pihaknya akan meminta klub Liga 1 dan 2 mendaftarkan pemainnya. Dalam pendaftaran pemain tersebut harus disertakan pemain yang belum menerima vaksinasi Covid-19.

“Ya, nanti kan begini. Di dalam pendaftaran pemain kami akan minta satu kolom kami tambahkan. Pemain yang masuk data itu siapa yang sudah vaksin dan belum. Itu yang akan kami minta dalam pendaftaran nanti,” ujar Sudjarno kepada BolaSport.com, Rabu (16/6/2021).

“Ada kolom yang wajib menyebutkan itu pemain sudah vaksin atau belum. Karena, pemain yang main di Piala Menpora ini kan beda dengan pemain yang akan bermain di kompetisi Liga 1 ini. Ada sebagian yang sudah vaksin dan ada yang belum,” ucapnya.

“Oleh karena itu, yang sudah vaksin akan disebutkan disitu, apakah sudah vaksin sekali atau dua kali. Itu wajib disebutkan saat pendaftaran pemain.”

Dengan daftar para pemain tersebut akan diketahui berapa banyak pemain yang belum vaksinasi Covid-19. Apabila sudah pasti, maka PT LIB akan mengajukan vaksin Covid-19 untuk pemain kepada Kementerian Kesehatan.

Untuk pengajuan tersebut tentunya akan dilakukan melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). PT LIB akan meminta bantuan ke Menpora agar vaksinasi untuk pemain bisa kembali dilakukan seperti saat Piala Menpora 2021 bergulir.

“Kami berharap seperti itu (akan ada vaksin lagi). Kami akan mengajukan lagi ke kementerian kesehatan melalui menpora. Itu kami akan mengajukan dalam proses kompetisi itu kami berharap bisa dilakukan vaksin kepada pemain yang belum vaksin. Itu yang kami harapkan. Kami sedang mendata pemain yang sudah vaksin apa belum. Itu wajib untuk klub mengirimkan datanya,” tuturnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved