Breaking News:

Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Kembali Negatif

Harus ada alternatif pembiayaan yang arahnya ke Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk memulihkan ekonomi nasional.

Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Lapak pedagang bawang merah dan cabai di pasar tradisional Siti Ambia, Singkil, Aceh Singkil, Senin (11/5/2020). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menargetkan Pertumbuhan Ekonomi akan berada di level 7 hingga 8 persen pada kuartal ke dua tahun 2021.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal memperkirakan target tersebut tidak bisa tercapai jika kasus Covid-19 masih melonjak seperti saat ini.

Dia memperkirakan Pertumbuhan Ekonomi pada kuartal kedua nanti hanya akan berada di level 4 hingga 5 persen.

“Untuk kuartal kedua ya mungkin prediksinya dari kami masih bisa di kisaran level 4 sampai 5 persen,” kata dia dalam diskusi secara virtual, Lonjakan Kasus Covid dan Ancaman Pemulihan Ekonomi.

Bahkan, kata Faisal, pertumbuhan ekonomi akan kembali negatif pada kuartal-kuartal berikutnya jika pemerintah tak bisa menurunkan lonjakan Covid-19.

“Yang jelas ada kemungkinan untuk kembali negatif kalau lonjakannya masih seperti sekarang,” ujar dia.

Baca juga: Hasil Pemeriksaan di Turki, Ashanty Divonis Batu Ginjal, Akui Punya Kebiasaan Ini, Kini Mengubahnya

Baca juga: Dianggap Sebagai Superfood, Produk Tempe Mulai Diekspor ke Jepang

Baca juga: Segera Dibuka, Berikut Rincian CPNS 2021 Pemko Banda Aceh, Ada 8 Formasi untuk Lulusan D3 Akuntansi

Dia merasa pemerintah perlu melakukan evaluasi dari sisi kebijakan-kebijakan ekonomi terutama yang berkaitan dengan mobilitas.

Dia mendukung kebijakan pemerintah yang melarang mudik.

Tapi dia menyayangkan pemerintah tetap membuka tempat-tempat wisata sehingga mobilitas masyarakat saat libur Lebaran sangat tinggi.

Dia menyarankan agar pemulihan ekonomi bisa membaik, pemerintah mempertahankan atau bahkan meningkatkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat ke bawah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved