Breaking News:

Berita Banda Aceh

Tujuh Warkop di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar Disegel, Kini Dianjurkan Tutup Pukul 22.00 WIB

Tim Gabungan kembali menyegel tujuh warkop yang melanggar Perwal Kota Banda Aceh Nomor 42 Tahun 2021 perubahan atas Perwal Nomor 20 Tahun 2020.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim gabungan menyegel sebuah warung di Kota Banda Aceh yang masih beroperasi di atas pukul 22.00 WIB, Sabtu (19/6/2021) malam. 

Tim Gabungan kembali menyegel tujuh warkop yang melanggar Perwal Kota Banda Aceh Nomor 42 Tahun 2021 perubahan atas Perwal Nomor 20 Tahun 2020.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Gabungan Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh dan Provinsi serta dibackup oleh Polresta, Polda Aceh dan Kodim 0101/Aceh Besar, kembali menyegel tujuh warung kopi (Warkop) yang melanggar Peraturan Wali (Perwal) Kota Banda Aceh Nomor 42 Tahun 2021 perubahan atas Perwal Nomor 20 Tahun 2020.

Dari ketujuh warkop yang disegel pada Sabtu (19/6/2021) tengah malam tersebut, enam di antaranya berada di dalam Kota Banda Aceh dan terdapat di tiga kecamatan, masing-masing dua warkop di Kecamatan Luengbata, dua warkop di Kecamatan Syiah Kuala dan dua warkop lainnya berada di Kecamatan Meuraxa.

Sementara satu warkop lainnya yang ikut disegel oleh Tim Subsatgas Penegakan Hukum Satgas Covid 19 Aceh dan Subsatgas Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Banda Aceh itu berada di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

Baca juga: Tragis! Warga Bener Meriah Ditemukan Meninggal Terjepit Mobil di Jurang, Sempat Dilaporkan Hilang

Baca juga: Pembacokan di Aceh Jaya Diduga Karena Masalah Jalan Kebun

Informasi yang diterima Serambinews.com, Minggu (20/6/2021), sebelum tim gabungan bergerak melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), seluruh petugas mengikuti apel di parkiran Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh dan dipimpin oleh Dirkrimum Polda Aceh, Kombes Pol Ade Harianto MH, sekitar pukul 21.30 WIB.

Di dalam Perwal Kota Banda Aceh Nomor 42 Tahun 2021 perubahan atas Perwal Nomor 20 Tahun 2020 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Usaha Makanan dan Minuman dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 itu di Pasal 3 ayat 2 disebutkan jam operasional kegiatan usaha makanan dan minuman setiap harinya dimulai pukul 05.30 WIB sampai pukul 22.00 WIB.

Baca juga: Lagi, Pasien Covid-19 di Aceh Barat Bertambah Delapan Orang

Baca juga: Hingga 19 Juni, Total Positif Covid-19 Aceh Capai 18.231 Orang

Lalu, di Pasal 3 ayat 5 dijelaskan kegiatan usaha makanan dan minuman tetap dapat beroperasi setelah pukul 22.00 WIB dengan syarat pertama beroperasi sampai pukul 24.00 WIB dan hanya melayani pemasanan makanan dan minuman untuk dibawa pulang atau takeaway.

Perwal Kota Banda Aceh Nomor 42 Tahun 2021 perubahan atas Perwal Nomor 20 Tahun 2020 tersebut mulai disahkan atau diundangkan sejak ditandatangani oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Sekdako, Amiruddin pada Rabu, 16 Juni 2021.(*)

Baca juga: Mau Curi Hp Dengan Numpang di Toilet, Residivis Babak Belur Dihajar Pemilik Rumah yang Jago Silat

Baca juga: Warga Peudada Bireuen Temukan Bayi dengan Wajah Sudah Dihinggapi Semut

Baca juga: Kim Jong Un Nyatakan Siap untuk Berdialog maupun Konfrontasi dengan AS

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved