Euro 2020
Euro 2020 – Portugal & Spanyol Tersendat, Begini Kans Dua Tim Ini Jadi Peringkat Ketiga Terbaik
Hasil minor dan kurang memuaskan dituai dua tim unggulan Euro 2020, Portugal dan Spanyol.
SERAMBINEWS.COM – Hasil minor dan kurang memuaskan dituai dua tim unggulan Euro 2020, Portugal dan Spanyol.
Portugal yang berstatus sebagai juara bertahan, dipecundangi oleh Jerman dengan skor 2-4 dalam matchday kedua Grup F di Allianz Arena, Munich, Minggu (20/6/2021) dini hari WIB.
Praktis kekalahan ini membuat Cristiano Ronaldo dkk harus rela turun ke peringkat ketiga Grup F dengan poin 3, di bawah Perancis (4 poin) dan Jerman (3 poin unggul head to head dari Portugal).
Sedangkan juru kunci Grup F diduduki Hungaria dengan raihan 1 poin usai menahan imbang Perancis 1-1 pada matchday kedua.
Kondisi yang sama juga menimpa Spanyol. Tim asuhan Luis Enrique ini gagal memetik kemenangan pada dua laga Grup E.
Usai ditahan imbang Swedia di partai pembuka, Minggu (20/6/2021) dini hari WIB, tim berjuluk La Furia Roja juga dipaksa berbagi skor imbang 1-1 oleh Polandia di di Estadio de La Cartuja, Sevilla.
Baca juga: Euro 2020 Pukul 23.00 WIB Malam Ini, Italia Vs Wales Perebutkan Juara Grup A, Lengkap Jadwal Lainnya
Baca juga: Euro 2020 - Peluang Grup Neraka, Ini Skenario Portugal, Jerman, Hungaria dan Prancis Lolos 16 Besar
Kondisi ini membuat Spanyol tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup E Euro 2020 dengan torehan 2 poin, unggul satu angka atas Polandia.
Adapun dua tim teratas Grup E Euro 2020 secara berurutan ditempati oleh Swedia (4 poin) dan Slovakia (3).
Meski turun ke peringkat ketiga grup, namun pendukung Portugal dan Spanyol tak perlu khawatir.
Pasalnya, walau hingga penyisihan grup berakhir, kedua tim ini masih tak bias merangsek ke posisi kedua dan juara grup, Portugal dan Spanyol tetap punya kans lolos ke babak 16 besar.
Hal ini disebabkan format turnamen Piala Eropa saat ini membuka peluang empat peringkat ketiga terbaik di fase penyisihan grup berhak lolos ke babak berikutnya.
Untuk diketahui, sejak Euro 2016 yang digelar di Perancis, turnamen Piala Eropa mengalami perubahan format dengan penambahan peserta menjadi 24 tim.
Hal ini membuat jumlah pertandingan bertambah lantaran adanya fase 16 besar setelah babak penyisihan grup.
Baca juga: EURO 2020 - Portugal Kalah, Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah Lagi, Samai Rekor Gol Miroslav Klose
Baca juga: Euro 2020 - Skenario Grup E Lolos 16 Besar, Slovakia & Polandia Berpeluang, Spanyol Bisa Tersingkir
Dari 1996 hingga 2012, Piala Eropa selalu diikuti oleh 16 tim Benua Biru.
Namun, pada Euro 2016, jumlah peserta bertambah menjadi 24 tim.
Euro 2020 yang menjadi edisi ke-16 Piala Eropa pun diikuti oleh 24 tim peserta.
Ke-24 peserta tersebut dibagi menjadi enam grup dengan masing-masing grup dihuni oleh empat tim.
Juara dan runner-up grup akan lolos secara langsung ke babak 16 besar.
Jumlah tim peringkat 1 dan 2 babak penyisihan grup yang lolos otomatis ke fase gugur berjumlah 12 tim.
Baca juga: Hasil Euro 2020 - 7 Fakta Laga Spanyol vs Polandia Berakhir Imbang, Posisi La Furia Roja Terancam
Baca juga: Hasil Euro 2020 - Prancis Ditahan Hungaria, Didier Deschamps Bongkar Biang Keladi Gagal Menang
Lantas bagaimana sisanya? Empat tim tambahan yang akan tampil pada babak 16 besar Euro 2020 diambil dari tim-tim peringkat ketiga terbaik.
Sebanyak empat tim dengan status peringkat tiga terbaik akan menggenapi kontestan babak 16 besar menjadi 16 tim.
Bagaimana cara menentukan tim peringkat tiga terbaik?
Sebelum membahasa cara menentukan tim peringkat tiga terbaik, akan dibahas lebih dulu soal bagaimana aturan UEFA tentang penentuan klasemen babak penyisihan grup.
Urutan aturan penentuan klasemen fase grup sesuai regulasi UEFA yaitu: jumlah poin, selisih gol, produktivitas gol, jumlah kemenangan, jumlah hukuman kartu, peringkat atau ranking koefisien UEFA.
Selanjutnya, dalam hal menentukan tim peringkat ketiga terbaik untuk melengkapi peserta babak 16 besar Piala Eropa, UEFA akan mengambil tim-tim peringkat ketiga dari enam grup yang ada.
Baca juga: Euro 2020 Portugal vs Jerman – Diwarnai Dua Gol Bunuh Diri, Der Panzer Sukses Bekuk Juara Bertahan
Baca juga: VIDEO Yussuf Poulsen, Putra Pelaut Muslim Pencetak Gol Pertama Laga Denmark Vs Belgia di Euro 2020
Selanjutnya, keenam tim penghuni peringkat 3 fase grup tersebut akan dimasukkan ke dalam sebuah klasemen virtual.
Sistem penentuan peringkat dalam klasemen virtual tersebut adalah sebagai berikut. Jumlah poin yang lebih tinggi, selisih gol yang lebih unggul, jumlah gol yang lebih banyak dicetak, poin kedisiplinan atau fair play point (paling sedikit terkena kartu di fase grup).
Lalu yang terakhir adalah, posisi dalam peringkat koefisien tim nasional UEFA (saat turnamen berlangsung).
Sebagai contoh penentuan empat tim peringkat ketiga terbaik adalah pada Euro 2016. Pada saat itu, tim-tim yang muncul sebagai peringkat ketiga di setiap grup adalah Albania (Grup A), Slovakia (B), Irlandia Utara (C), Turki (D), Republik Irlandia (E), dan Portugal (F).
Klasemen virtual untuk tim peringkat ketiga terbaik Euro 2016 menelurkan Slovakia (4 poin) berada di posisi puncak peringkat ketiga terbaik.
Perolehan poin Slovakia sama dengan Republik Irlandia (peringkat kedua), tapi Slovakia punya selisih gol lebih baik (0 berbanding -2).
Peringkat ketiga ditempati oleh Portugal yang mengoleksi 3 poin sepanjang babak penyisihan grup.
Cristiano Ronaldo dkk berada di atas Irlandia Utara meski poin dan selisih gol sama (0) karena mereka mampu mencetak gol lebih banyak (4 berbanding 2).
Slovakia, Republik Irlandia, Portugal, dan Irlandia Utara pun berhak lolos ke babak 16 besar Euro 2016 melengkapi 12 tim lainnya yang lolos melalui jalur juara dan runner-up grup.
Pada akhirnya, meski "hanya" lolos ke fase gugur via jalur peringkat tiga terbaik, Portugal berhasil menjadi juara Piala Eropa 2016 usai mengalahkan tuan rumah Perancis pada partai final.
Berpijak dari fakta tersebut, maka peluang Portugal dan Spanyol untuk lolos ke babak 16 besar Euro 2020, masih cukup besar.
Bukan cuma sebagai peringkat ketiga terbaik, lolos sebagai juara grup atau runner-up pun masih terbuka lebar.
Syaratnya, pada matchday terakhir babak penyisihan grup, kedua tim unggulan Euro 2020 ini tidak boleh lagi kehilangan poin.
Portugal harus mampu menjinakkan 'Ayam Jantan' Perancis pada laga terakhirnya di Grup F.
Demikian juga dengan Spanyol yang mesti bisa meraup poin penuh saat meladeni Slovakia pada laga terakhir Grup E.
Jika misi mengamankan poin penuh tersebut terlaksana, tentu saja kedua tim ini akan melenggang mulus ke babak 16 besar.
Sebaliknya, jika sampai kehilangan poin atau bahkan menelan kekalahan, jalur peringkat ketiga terbaik menjadi satu-satunya harapan Portugal dan Spanyol untuk lolos.
Itu pun dengan catatan Hungaria takluk di tangan Jerman dan Swedia mampu membenamkan Polandia.(Serambinews.com/saifullah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penyerang-spanyol-cristiano-ronaldo-cetak-gol-ke-gawang-jerman-di-euro-2020.jpg)