Breaking News:

Berita Kutaraja

LPSK Hentikan Perlindungan Kepada Saksi Korban Rumah Dibakar, Begini Reaksi Anggota Komisi 3 DPR RI

Anggota Komisi 3 DPR RI, Nazaruddin alias Dek Gam berang terhadap Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Jakarta.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin alias Dek Gam. 

Menurut Nazaruddin yang juga Presiden Persiraja itu, kasus pembakaran rumah wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara sudah menelan waktu dua tahun lebih.

Itu artinya, kasus ini ada aktor kuat yang terlibat di balik skenario pembakaran rumah wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara.

"Saya yakin kasus ini bakal mampu diselesaikan penyidik Polres Aceh Tenggara di bawah pimpinan Kapolres AKBP Bramanti Agus Suyono SH SIK MH, tentunya diback-up Polda Aceh di bawah pimpinan Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada dengan membentuk tim khusus,” ucap dia.

Baca juga: Polisi Panggil 15 Saksi Kasus Rumah Wartawan Dibakar di Agara, Dek Gam Dorong Penuntasan Kasus

Baca juga: Dek Gam Soroti Eksekusi PN Stabat, Akan Dilaporkan ke KY

Baca juga: Anggota DPR RI Sorot Eksekusi PN Stabat di Wilayah Aceh Tamiang, Dek Gam: Saya Akan Laporkan ke KY

"Saya akan panggil LPSK terkait dihentikannya perlindungan terhadap saksi korban,” tegas Dek Gam.

“Saya meminta LPSK agar segera memberikan perlindungan melekat terhadap korban hingga kasus ini tuntas sampai ke meja hijau, " tandasnya.

Sementara itu, Lisnawati, korban rumah dibakar mengatakan, LPSK telah menghentikan perlindungan terhadap saksi korban suami dan dirinya, sejak November 2020.

Perlindungan procedural, beber dia, hanya diberikan selama enam bulan. Surat penghentikan layanan perlindungan terhadap korban bersama suaminya, tertanggal 1 Februari 2021.

Alasan dihentikan layanan perlindungan karena kasus masih penyelidikan.

Padahal, kasus sudah ditingkatkan Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara ke tahap penyidikan.

Baca juga: Tersangka Kasus Korupsi Jalan Muarasitulen-Gelombang Ditahan, Dek Gam: Kami Kawal Sampai Pengadilan

Baca juga: Masuk Grup Neraka Piala Menpora, Dek Gam Bersyukur Masuk Grup yang Dihuni Klub dengan Nama Besar

Baca juga: Dek Gam Dukung Langkah Mahfud MD Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Otsus Aceh

"Saya minta Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada menangkap pelakunya secepat mungkin,” pinta dia.

“Saya yakin polisi mampu dengan kecanggihan alat yang dimiliki Polri," ujar Lisnawati yang merupakan ibu tiga anak itu.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved