Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Balai Arkeologi Sumatera Utara Terbitkan Buku Kehidupan Orang Gayo Prasejarah, Begini Kisahnya

Kisah inilah yang ditampilkan dalam sebuah buku bergambar yang diterbitkan Balai Arkeologi Sumatera Utara.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Buku Kehidupan Orang Gayo Prasejarah 

"Kelompok manusia Austronesia ini telah memiliki kemahiran membuat pola hias dengan cat warna merah pada tembikar," lanjut Dr Ketut.

Tembikar-tembikar itu ada yang dihias dengan cara digores. Tembikar merupakan salah satu wadah  tempat air, tempat makanan dan keperluan religi.

Kelompok ini sudah lebih mahir membuat peralatan berburu. Kapak yang mereka buat  telah digosok lebih halus dan bertangkai.

Mereka membuat berbagai perhiasan dari kulit kerang berupa manik-manik dan gigi hewan.

Manik-manik itu dibuat dengan cara melubangi kulit kerang atau tulang binatang dan dirangkai menjadi kalung  dan gelang.

Ketika ada yang meninggal dunia, mereka perlakukan seperti manusia saat hidup.

Kuburnya ada yang berbentuk oval dan melipatkan kaki mayat saat dikubur.

Peneliti Balai Arkeologi Sumut menemukan beberapa model cara penguburan.

Selanjutnya, tambah Dr Ketut, pada kisaran 3000 tahun lalu terjadi bencana letusan gunung berapi.

Penghuni Loyang Mendale mencari tempat hunian baru di seberang Danau Laut Tawar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved