Breaking News:

Bawaslu Resmikan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif

Pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Fritz Edward Siregar meresmikan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Tingkat Dasar Tahun 2021

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Pimpinan Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar bersama Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Ketua KIP Aceh, Syamsul Bahri serta Ketua dan Anggota Bawaslu Aceh, Faizah dan Marini menabuh rapai tanda diresmikannya Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Tingkat Dasar Tahun 2021 di Provinsi Aceh pada acara pembukaan di Oasis Atjeh Hotel, Banda Aceh, Senin (21/6/2021). 

BANDA ACEH - Pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Fritz Edward Siregar meresmikan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Tingkat Dasar Tahun 2021 di Provinsi Aceh dengan menabuh rapai.

Kegiatan yang berlangsung sampai 23 Juni 2021 tersebut digelar di Oasis Atjeh Hotel, Banda Aceh, Senin (21/6/2021). Di Aceh, kegiatan itu dilaksanakan di tiga titik lokasi dari target seratus titik di seluruh Indonesia.

SKPP Tingkat Dasar Tahun 2021 yang dilaksana di Banda Aceh diikuti oleh 90 peserta yang berasal dari enam Kabupaten/Kota yaitu Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Aceh Barat Daya (Abdya).

Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Ketua Pimpinan Panwaslih Provinsi Aceh Faizah, Ketua KIP Kota Banda Aceh Indra Milwady, para perwakilan SKPK di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh dan para undangan lainnya.

Fritz Edward Siregar dalam sambutannya mengaku bangga terhadap antusiasme anak muda Aceh. “Saya bangga karena pendaftar SKPP Tingkat Dasar Tahun 2021 di Aceh masuk 4 besar nasional setelah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan tertinggi di Pulau Sumatera," katanya.

Dalam kesempatan itu, Frizt mengajak peserta untuk merenungi makna demokrasi. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki kewajiban menjaga demokrasi untuk tumbuh di Aceh. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa proses pergantian kekuasaan secara konstitusional harus dijaga secara bersama.

“Proses Pemilu dan Pilkada tidak hanya dijalankan oleh pranata hukum dan lembaga negara saja, namun juga harus didukung oleh pranata-pranata sosial. Menjaga dan merawat negeri ini membutuhkan partsipasi dari kawan-kawan semua dimanapun kawan-kawan berada," ungkapnya.

Sementara Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Panwaslih  Banda Aceh yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurut Aminullah, Sekolah Kader Pengawas Partisipatif ini cukup penting untuk diselenggerakan secara berkala dan berkesinambungan agar dapat menjadi media pendidikan bagi masyarakat untuk terciptanya pemilu yang berintegritas, meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat serta menumbuhkan pemahaman akan tugas, pokok dan fungsi pengawasan pemilu.

”Tak hanya itu, Sekolah Pengawas Partisipatif ini juga dapat menjadi ruang diskusi intensif dan menjadi referensi bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang kepemiluan,” katanya.

Ketua Panitia Kegiatan SKPP Tingkat Dasar Tahun 2021, R Alief Sudewo dalam laporannya menyampaikan bahwa Bawaslu sejak tahun 2018 telah menggagas SKPP sebagai design Pusat Pendidikan Pemilu yang merupakan bagian dari upaya dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat.

SKPP Tahun 2021 dilaksanakan di 100 titik yang tersebar di  34 provinsi, 304 kabupaten/kota dengan 22.138 orang pendaftar. Peserta yang melebihi kuota tersebut diseleksi dengan memperhatikan unsur keterwakilan wilayah, OKP,  perempuan, dan disabilitas.(mas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved