Breaking News:

Berita Aceh Jaya

Ipelmapa dan Hipelmaseba Minta Tidak Dicatutkan Menolak Hasil Tim Verifikasi

“Selama ini kami diam, karena saya pikir biarkan kawan-kawan itu berbicara karena itu juga merupakan bagian dari demokrasi. Tapi kali ini sudah...

Penulis: Riski Bintang | Editor: Nurul Hayati

“Selama ini kami diam, karena saya pikir biarkan kawan-kawan itu berbicara karena itu juga merupakan bagian dari demokrasi. Tapi kali ini sudah kelewat batas dengan mencatut nama Hipelmaseba untuk menolak hasil tim verifikasi. Ini brutal dan saya harus bicara,” pungkas Iqbal.

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Panga (Ipelmapa) dan Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Setia Bakti (Hipelmaseba) Aceh Jaya, membantah tudingan bahwa mereka menolak hasil tim verifikasi kisruh Mubes Ipelmaja Aceh Jaya.

Agung Pangestu selaku ketua sah Ipelmapa Panga yang memiliki SK terakhir yang dikeluarkan camat setempat, mengatakan bahwa Ipelmapa tidak menolak hasil verifikasi Mubes Ipelmaja Ke-VIII.

Pada kesempatan tersebut, dirinya meminta kepada orang-orang yang tidak puas terhadap keputusan tersebut, untuk tidak mencatut ataupun membawa nama Ipelmapa demi kepentingan sepihak. 

"Jangan selalu berbicara mengatas namakan keadilan dan hukum padahal, mereka sendiri yang tidak paham hukum," tegasnya.

"Padahal jelas Ipelmapa Panga sekarang berada tegak pada garis lurus dengan hasil yang telah ditetapkan oleh tim verifikasi," ujarnyanya.

Dirinya juga meminta, para pemuda yang terdidik untuk bicara sesuai fakta dan tidak mengedepankan nafsu.

Baca juga: MAN 1 Banda Aceh Raih 6 Emas, 5 Perak, dan 14 Perunggu di Kompetisi Sains Madrasah Online Nasional

"Nafsu iya boleh, tapi jangan tidak dikendalikan. Nantinya malah menjadi bias dan ambyar,” ujar Agung.

Sementara itu, demisioner Hipelmaseba Iqbal Tawakal yang terlibat langsung pada mubes saat itu juga mengatakan hal yang serupa. 

Dirinya selama ini diam terhadap tudingan, bahwa mubes Ipelmaja curang dan Hipelmaseba disebut-sebut berada di pihak mereka. 

Namun, untuk saat ini mereka sudah kelewat batas dan keluar dari jalur sebagaimana mestinya. 

“Selama ini kami diam, karena saya pikir biarkan kawan-kawan itu berbicara karena itu juga merupakan bagian dari demokrasi. Tapi kali ini sudah kelewat batas dengan mencatut nama Hipelmaseba untuk menolak hasil tim verifikasi. Ini brutal dan saya harus bicara,” pungkas Iqbal. (*)

Baca juga: Ingat Puasa Arafah Sebelum Hari Raya Idul Adha, Ini Jadwalnya dan Simak Bacaan Niatnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved