Breaking News:

Realisasi Tanam Padi IP 300 Capai 2.300 Hektare

Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh menyatakan, sampai posisi 21 Juni 2021, realisasi tanam padi program IP 300 di lima daerah

Editor: bakri
IST
Kepala Distanbun Aceh, Cut Huzaimah mengoperasikan mesin tanam padi pada saat kegiatan penanaman perdana padi IP300 di persawahan Gampong Paya Meuligo, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Kamis (10/6/2021). 

BANDA ACEH - Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh menyatakan, sampai posisi 21 Juni 2021, realisasi tanam padi program IP 300 di lima daerah pada musim tanam gadu tahun ini sudah mencapai 2.300 hektare (ha) atau atau 60,53 persen dari targetnya 3.800 ha. Sementara untuk tanam padi non-IP 300, pada Juni ini, targetnya 52.266 ha.

Demikian diungkapkan Kepala Distanbun Aceh, Cut Huzaimah, Senin (21/6/2021). Meski realisasi penanaman belum 100 persen, namun Huzaimah optimis target penanaman seluas 3.800 ha bisa terealisir. Mengingat lokasi tanam padi IP 300 semua berada di kawasan irigasi teknis.

Selain itu, tambahnya, mulai pengolahan tanah, penanaman, dan pemanen yang diperkirakan pada September 2021, semuanya menggunakan alat mesin pertanian. “Program tanam padi IP 300 ini, sebenarnya mendidik dan menamkan karakter kepada anggota kelompok tani padi, untuk menjadi petani padi yang mandiri dan profesional,” ujar Cut Huzaimah.

Dikatakan, program IP 300 ini, sudah dimulai tahun 2019, dengan areal penanaman seluas 500 ha, di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Tahun 2020, arealnya ditambah menjadi 1.000 ha di kecamatan yang sama. Pada tahun 2021 ini Pemerintah Aceh, tidak lagi melaksanakan program tanam padi IP 300 di Kecamatan Indrapuri, tapi pada tahun ini semua anggota kelompok tani di Kecamatan Indrapuri, yang pernah menerima kegiatan pelaksanaan tanam padi IP 300 tahun 2019 dan 2020, tetap tanam padi tiga kali setahun.

Ini artinya, kata Kadistanbun Aceh, edukasi dan penanaman karakter tanam padi tiga kali setahun di lokasi sawah irigasi tehnis di Kecamatan Indrapuri, sudah menjadi kebutuhan bagi anggota kelompok tani padinya.

“Kita harapkan, lima daerah yang menjadi sasaran tanam padi IP 300 tahun ini, yaitu Aceh Utara 1.000 ha (inti 500 ha dan pendukung 500 ha), Aceh Timur 1.000 ha, Pidie 600 ha (inti 300 ha dan pendukung 300 ha), Pidie Jaya 600 ha dan Aceh Barat Daya 600 ha, dua tahun kedepan, anggota kelompok tani pelaksana tanama padi inti maupun pendukung IP 300, bisa menjadi petani yang mandiri dan professional, tanpa ada kegitan IP 300, petaninya tetap tanam padi tiga kali dalam setahun.

Sementara itu, Kabid Produksi Distanbun Aceh, Safrizal mengatakan, target tanama padi pada musim gadu tahun 2021 ini targetnya sekitar 168.565 ha. Target tanam seluas itu, dibagi enam tahapan tanam. Dimulai bulan April targetnya tanam padinya seluas 13.955 ha, Mei seluas 32.824 ha, dan Juni seluas52.266 ha.

Setelah berjalan tiga bulan, sebut Safrizal, pihaknya belum bisa melaporkan realisasi tanam padi musim gadu secara menyeluruh, karena masing-masing daerah belum melaporkan realisasi tanam bulannya ke Distanbun Aceh.(her)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved