Breaking News:

Suplai Gas Terhenti

Pasokan ke PT PIM Terhenti, Safaruddin Minta Ahok Benahi Masalah Gas Industri di Aceh

"Menurut saya ini hanya masalah teknis saja. Pertamina harus bertanggung jawab terhadap suplai gas ke PT PIM karena ini akan berpengaruh...

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Eddy Fitriadi
hand over dokumen pribadi
Safaruddin SH. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Terhentinya pasokan gas ke PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dari PT Perusahaan Gas Negara (PNG) telah berdampak pada produksi pupuk urea yang dampaknya juga dirasakan petani.

Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) ini sudah tidak bisa memproduksi pupuk selama 24 hari atau sejak 29 Mei lalu.

Terhentinya pasokan gas ke PIM lantaran PGN juga tidak menerima suplai gas dari PT Medco E&P Malaka yang berada di kawasan Aceh Timur, sebagai pemasok utama.

Sementara Medco sendiri sedang melakukan pemeliharaan terhadap sumur gas. Jika pemeliharaan sudah rampung, baru Medco akan menyuplai kembali gas ke PGN untuk kemudian dialiri ke PT PIM.

Menyikapi persoalan itu, Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Provinsi Aceh, Safaruddin SH, mendesak Pertamina bertanggung jawab atas terhentinya pasokan gas di PT PIM.

Safaruddin meminta Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok agar membenahi permasalahan pasokan gas di Aceh yang dilakukan oleh Pertamina kepada PIM.

"Karena Pertamina telah ditetapkan oleh Menteri ESDM sebagai agregratornya gas di Aceh," ungkap Safaruddin kepada Serambinews.com, Rabu (23/6/2021).

"Kalau hari ini oleh PT PIM dikatakan bahwa mereka berhenti beroperasi karena Medco berhenti beroperasi, ini menurut kami tidak benar, karena sampai saat ini tidak ada satupun batang pipa gas dari Medco yang terhubung ke PIM," ujar dia.

"Selama ini yang pasok gas ke PIM itu Pertamina bukan Medco, jadi PIM juga jangan asal memberi informasi, sekarang kita ingin tanya ke PIM apakah mereka berkontrak pasokan gas dengan Medco?" tanya Safaruddin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved